Ajahn Jayasāro
Ajahn Jayasāro | |
|---|---|
Ajahn Jayasāro pada tahun 2018 | |
| Kehidupan pribadi | |
| Lahir | Shaun Michael Chiverton 07 Januari 1958 Isle of Wight, Inggris |
| Kewarganegaraan |
|
| Karya terkenal | Stillness Flowing: The Life and Teachings of Ajahn Chah (2017) |
| Kehidupan religius | |
| Agama | Buddhisme |
| Ordo | Mahā Nikāya |
| Mazhab | Theravāda |
| Garis keturunan | Tradisi Hutan Tailan (Tradisi Hutan Ajahn Chah) |
| Nama darma | Jayasāro ชยสาโร |
| Penahbisan |
|
| Posisi senior | |
| Guru | Ajahn Chah (upajjhāya) |
| Berbasis di | Ban Rai Thosi, Pak Chong, Nakhon Ratchasima |
| Posting sebelumnya | Kepala wihara Wat Pah Nanachat (1997–2002) |
| Situs web | jayasaro.panyaprateep.org |
| Tradisi Hutan Tailan | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Biku | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Sīladharā | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Artikel Terkait | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Ajahn Jayasāro (lahir 7 Januari 1958) adalah seorang biku buddhis Theravāda asal Inggris dan Tailan dalam Tradisi Hutan Ajahn Chah. Ia adalah biku kelahiran asing pertama dalam sejarah Tailan yang meraih pangkat Somdet Phra Rachakhana.
Biografi
[sunting | sunting sumber]Jayasāro lahir dengan nama Shaun Michael Chiverton pada 7 Januari 1958 di Isle of Wight, Inggris.[1][2][3] Setelah menyelesaikan sekolah dan bekerja untuk mengumpulkan uang, ia menghabiskan beberapa tahun untuk bepergian, melakukan perjalanan darat dari Inggris ke India. Sekembalinya dari sana, ia mengikuti kursus sepuluh hari di sebuah pusat meditasi vipassanā. Pusat tersebut didirikan oleh seorang pria Inggris yang pernah menjadi biku dalam Tradisi Hutan Tailan. Pada malam hari, pria itu memberikan ceramah Dhamma yang menceritakan pengalamannya sebagai biku di Tailan, dan ceramah-ceramah inilah yang menginspirasi Jayasāro untuk menjadi seorang biku.[4]
Pada tahun 1978, ia bergabung dengan komunitas Ajahn Sumedho di Oaken Holt, Oxford, untuk mengikuti retret musim hujan (vassa) sebagai seorang anagārika.[2][4] Pada bulan November tahun tersebut, ia bepergian ke Tailan dan menjadi murid Ajahn Chah di Wat Nong Pah Pong.[2] Penahbisan awalnya (pabbajjā) sebagai samanera (sāmaṇera) berlangsung pada awal tahun 1980, dan ia menerima penahbisan penuh (upasampadā) sebagai seorang bhikkhu pada 3 Juni 1980, pada usia 22 tahun, dengan Ajahn Chah sebagai guru spiritualnya (upajjhāya).[5][1]
Dari tahun 1997 hingga 2002, ia menjabat sebagai kepala wihara di Wat Pah Nanachat.[2][5][1][6]
Pada tahun 2017, ia menerbitkan biografi Ajahn Chah yang berjudul Stillness Flowing.[7]
Pada tahun 2019, ia dianugerahi gelar kehormatan kerajaan dari Raja Vajiralongkorn (Rama X).[8] Pada 9 Maret 2020, ia diberikan kewarganegaraan Tailan melalui dekret kerajaan.[9][10]
Pada 12 Juli 2026, ia dinaikkan pangkatnya menjadi Somdet Phra Rachakhana dan dianugerahi gelar Somdet Phra Maha Phatcharayanamuni. Ia adalah biku kelahiran asing pertama dalam sejarah Tailan yang memegang pangkat Somdet Phra Rachakhana.[1]
Sejak tahun 2003, ia tinggal di sebuah pertapaan di Pak Chong, Nakhon Ratchasima, dekat Taman Nasional Khao Yai. Pertapaan tersebut terkadang disebut sebagai Ban Rai Thosi dan terkadang sebagai Janamāra.[2][1][11][5][7]:xvi
Gelar kehormatan Tailan
[sunting | sunting sumber]- 28 Juli 2019 – Phra Rat Phatcharamanit Phisitthammakhunsunthon Mahakhanitson Bowonsangkharam Khammawasi (พระราชพัชรมานิต พิสิฐธรรมคุณสุนทร มหาคณิสสร บวรสังฆาราม คามวาสี)[12][8]
- 17 Juli 2020 – Phra Thep Phatcharayanamuni Wipatsanawithikoson Wimonphawanaworakit Mahakhanitson Bowonsangkharam Khammawasi (พระเทพพัชรญาณมุนี วิปัสสนาวิธีโกศล วิมลภาวนาวรกิจ มหาคณิสสร บวรสังฆาราม คามวาสี)[13]
- 7 Juli 2021 – Phra Tham Phatcharayanamuni Silachansuwimon Kosonkitchanukit Mahakhanitson Bowonsangkharam Khammawasi Aranyawasi (พระธรรมพัชรญาณมุนี ภาวนาวิธีสุวิธาน สีลาจารสุวิมล โกศลกิจจานุกิจ มหาคณิสสร บวรสังฆาราม คามวาสี)[14]
- 12 Mei 2024 – Phra Phrom Phatcharayanamuni Siwipatsanathurachan Phaisanwithetsatsanakit Wisitsilachandilok Sathokthammawichit Mahakhanitson Bowonsangkharam Khammawasi Aranyawasi (พระพรหมพัชรญาณมุนี ศรีวิปัสสนาธุราจารย์ ไพศาลวิเทศศาสนกิจ วิสิฐศีลาจารดิลก สาธกธรรมวิจิตร มหาคณิสสร บวรสังฆาราม คามวาสี)[15]
- 12 Juli 2026 – Somdet Phra Maha Phatcharayanamuni Siwipatsanaphawanaphoson Sophonthammanusit Wichitthammapatiphan Phaisanwithetkitthada Susilachanwatsunthon Mahakhanitson Bowonsangkharam Khammawasi Aranyawasi (สมเด็จพระมหาพัชรญาณมุนี ศรีวิปัสสนาภาวนาโภศล โสภณธรรมานุสิฐ วิจิตรธรรมปฏิภาณ ไพศาลวิเทศกิจธาดา สุสีลาจารวัตรสุนทร มหาคณิสสร บวรสังฆาราม คามวาสี อรัญวาสี)[11][1]
Karya terkenal
[sunting | sunting sumber]- Letting Go Within Action (2006)
- On Love (2010)
- Daughters and Sons (2011)
- Mindfulness, Precepts and Crashing in the Same Car (2011)
- Seen in Their True Light (2012)
- Without and Within: Questions and Answers on the Teachings of Theravāda Buddhism (2013)
- Skilful Desires (2014)
- Stillness Flowing: The Life and Teachings of Ajahn Chah (2017)
- From Heart and Hand (2017)
- From Heart and Hand: Vol. II (2019)
- From Heart and Hand: Vol. III (2022)
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 4 5 6 Choosuwan, Amorndej (14 Juli 2026). "King elevates Ajahn Jayasaro as Thailand's first foreign-born Somdet monk". The Nation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Juli 2026.
- 1 2 3 4 5 "Ajahn Jayasaro". Amaravati Buddhist Monastery. 9 September 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Maret 2016.
- ↑ "2566.01.07 เกิดใหม่ทุกวัน โดย พระอาจารย์ชยสาโร" (dalam bahasa Thai). YouTube. 19 Januari 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 April 2023. Diakses tanggal 22 April 2023.
- 1 2 "2563.03.02 Dhamma Discourse at Shan State Buddhist University by Ajahn Jayasaro". YouTube. 15 Maret 2020. Mulai pada 08:06. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 April 2023.
Jadi, setelah itu, saya menyelesaikan sekolah saya dan bekerja untuk mencari uang, lalu berangkat lewat jalur darat dari Inggris ke India, dan menghabiskan beberapa tahun bepergian, belajar, mengalami banyak hal sebelum kembali ke Inggris dengan sebuah dilema. Saya yakin di dalam pikiran saya bahwa kesimpulan yang saya tarik saat masih sekolah adalah benar, tetapi saya masih tidak tahu bagaimana mewujudkannya, bagaimana menjalani hidup berdasarkan prinsip-prinsip tersebut, untuk dapat menerapkannya tanpa kompromi. Saat bepergian di Asia, saya mendengar tentang seorang pemuda Inggris yang telah ditahbiskan sebagai biku dalam tradisi hutan, seorang guru yang sangat karismatik yang telah memutuskan untuk melepaskan jubahnya dan mendirikan vipassanā atau pusat retret meditasi di Inggris, jadi saya mendaftar untuk berpartisipasi dalam kursus sepuluh hari. Itu adalah kursus pertama yang pernah saya hadiri, dan pada ceramah Dhamma malam hari, guru ini menceritakan kisah-kisah tentang kehidupannya sebagai biku di Tailan, dan tiba-tiba menjadi sangat jelas bagi saya bahwa apa yang saya cari, jalan hidup yang saya cari, adalah jalan hidup seorang bhikkhu. Beberapa bulan kemudian, saya bergabung dengan komunitas Ajahn Sumedho di Inggris dan menghabiskan vassa tahun 1978 di luar Oxford, di sebuah tempat bernama Oaken Holt, dan setelah itu pergi ke Tailan karena bagi saya tujuan saya, cita-cita saya, adalah menjadi seorang bhikkhu di negara buddhis, di lingkungan buddhis, dan budaya buddhis. Saya tidak tertarik untuk menyebarkan agama Buddha di negara-negara nonbuddhis, dan saya cukup beruntung diterima sebagai murid oleh Yang Mulia Ajahn Chah, dan saya menjadi saddhivihārika (teman sewihara)-nya—beliau adalah upajjhāya (guru spiritual) saya—pada tahun 1980, dan saya telah tinggal di Tailan terus-menerus sejak akhir tahun 1978.
- 1 2 3 "พระอาจารย์ชยสาโร" (dalam bahasa Thai). Yayasan Panyaprateep. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Januari 2021.
- ↑ Ajahn Jayasāro (10 November 2017). "Just Do It". Lion's Roar. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 November 2017.
- 1 2 Ajahn Jayasāro (2017). Stillness Flowing: The Life and Teachings of Ajahn Chah (PDF). Bangkok: Yayasan Panyaprateep. ISBN 978-616-7930-09-1.
- 1 2 Dibdin, Cara (14 Agustus 2019). "Thai King Bestows High Honor on Western Buddhists". Tricycle: The Buddhist Review. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Februari 2023.
- ↑ "พระบรมราชโองการ ให้แปลงสัญชาติ "พระฌอน ชิเวอร์ตัน ชยสาโร" เป็นไทยกรณีพิเศษ". Matichon Online (dalam bahasa Thai). 9 Maret 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Maret 2020.
- ↑ "โปรดเกล้าฯ พระราชทานพระบรมราชานุญาตให้แปลงสัญชาติเป็นไทยเป็นกรณีพิเศษ". Prachachat.net (dalam bahasa Thai). 9 Maret 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Maret 2020.
- 1 2 "โปรดสถาปนา 8 สมเด็จพระราชาคณะ พระพรหมพัชรญาณมุนี เป็นสมเด็จฯ ต่างชาติรูปแรก". Thai PBS (dalam bahasa Thai). 14 Juli 2026. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Juli 2026.
- ↑ "พระบรมราชโองการ ประกาศ เรื่อง พระราชทานสัญญาบัตรตั้งสมณศักดิ์" (PDF) (dalam bahasa Thai). 28 Juli 2019. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 28 Juli 2019.
- ↑ "พระบรมราชโองการ ประกาศ เรื่อง พระราชทานสัญญาบัตรตั้งสมณศักดิ์" (PDF) (dalam bahasa Thai). 22 Juli 2020. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 22 Juli 2020.
- ↑ "พระบรมราชโองการ ประกาศ เรื่อง พระราชทานสัญญาบัตรตั้งสมณศักดิ์" (PDF) (dalam bahasa Thai). 8 Juli 2021. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 9 Juli 2021.
- ↑ "พระบรมราชโองการ ประกาศ เรื่อง พระราชทานสัญญาบัตรตั้งสมณศักดิ์" (PDF) (dalam bahasa Thai). 24 Juni 2025. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 13 Mei 2024.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- Saluran Ajahn Jayasāro di YouTube
- Situs web resmi dari Yayasan Panyaprateep
- Blue Eyes in Saffron Robes (Film dokumenter tahun 1979 yang menampilkan Ajahn Jayasāro)