Lompat ke isi

Wolfsschanze

Wolfsschanze
Bagian dari Führerhauptquartiere
Gierłoż, Polandia masa kini
Bungker bertulang Hitler di Wolfsschanze
Lokasi dalam perbatasan bersejarah dan masa kini
Wolfsschanzecode: de is deprecated  di Polandia
Wolfsschanzecode: de is deprecated
Wolfsschanze
Wolfsschanzecode: de is deprecated  di Jerman
Wolfsschanzecode: de is deprecated
Wolfsschanze
Koordinat54°04′49″N 21°29′39″E / 54.0804°N 21.4941°E / 54.0804; 21.4941
JenisBungker beton tersamar
Informasi situs
PemilikPemerintah Polandia
Terbuka untuk
umum
Ya
KondisiSebagian besar hancur
Riwayat situs
Dibangun1941; 85 tahun lalu (1941)
Dibangun olehHochtief AG, Organisasi Todt
Bahan2 m (6 ft 7 in) beton bertulang
NasibDihancurkan sebagian oleh pasukan Jerman yang mundur
PeristiwaPlot 20 Juli
Informasi garnisun
Komandan
masa lalu
Johann Rattenhuber
Garnisun
Penyewa

Wolfsschanze (secara harfiah berarti "Kubu Serigala", sering pula diterjemahkan sebagai "Sarang Serigala" dari bahasa Inggris: Wolf's Lair; Wilczy Szaniec) adalah markas besar militer Adolf Hitler yang pertama di Front Timur pada Perang Dunia II. Saat ini, kompleks tersebut menjadi museum yang terbuka untuk umum, sekaligus berfungsi sebagai hotel, ruang konferensi, dan restoran.

Markas besar ini terletak di kawasan hutan Masuria, di dekat desa Görlitz (sekarang Gierłoż), sekitar 8 kilometer (5,0 mi) di sebelah timur kota Rastenburg (sekarang Kętrzyn), di wilayah Polandia masa kini. Kompleks pusat dan bungker Führer dikelilingi oleh tiga zona keamanan yang dijaga oleh dua unit Schutzstaffel (SS): SS-Begleitkommando des Führers dan Reichssicherheitsdienst.

Brigade lapis baja Führerbegleitbrigade milik Wehrmacht disiagakan di dekat lokasi tersebut. Namun, sebagai bagian dari divisi elit Großdeutschland Angkatan Darat Jerman, unit ini juga kerap dikerahkan untuk melancarkan serangan balasan terhadap terobosan Tentara Merah di garis depan Grup Angkatan Darat Tengah serta menyelamatkan pasukan Angkatan Darat, Angkatan Udara, pasukan penerjun payung, dan unit lapis baja SS yang terisolasi.

Plot 20 Juli, sebuah upaya pembunuhan terhadap Hitler, terjadi di Wolfsschanze pada 20 Juli 1944.[1]

Nama Wolfsschanze berasal dari "Wolf", nama panggilan Hitler yang hanya digunakan oleh teman-teman dekatnya. "Wolf" digunakan dalam beberapa penamaan markas besar Hitler di seluruh wilayah Eropa yang diduduki Jerman, seperti Wolfsschlucht I dan II di Belgia dan Prancis, serta Werwolf di Ukraina. Nama Adolf sendiri berasal dari bahasa Jermanik Athalwolf, yang berarti "serigala mulia".

Meskipun terjemahan standar dalam bahasa Inggris adalah "Wolf's Lair" ("Sarang Serigala"), kata Schanze dalam bahasa Jerman merujuk pada kubu, redoubt, atau benteng lapangan sementara. Terjemahan bahasa Jerman untuk sarang serigala sebenarnya adalah Höhle (gua) atau Bau (liang/tempat tinggal).

Sebagai bagian dari persiapan menyongsong Operasi Barbarossa, sebuah keputusan diambil pada akhir tahun 1940 untuk membangun markas besar militer bagi sang Führer di Eropa Tengah, dengan konsep yang serupa dengan Felsennest di Eropa Barat. Seperti halnya Felsennest, markas besar baru ini harus berada sedekat mungkin dengan garis depan, tetapi cukup jauh agar aman dari pasukan musuh.

Pada akhirnya, sebuah lokasi sangat rahasia dipilih di tengah kawasan hutan Masuria, di wilayah yang saat itu merupakan Prusia Timur, jauh dari jalan raya dan area perkotaan, serta hanya dapat diakses melalui jalur kereta api tunggal dan landasan udara kecil. Demi menjaga kerahasiaan, penduduk setempat diberi tahu bahwa proyek pembangunan tersebut adalah untuk pabrik semen baru. Organisasi Todt menyelesaikan pembangunan seluruh kompleks seluas 6,5 km2 (2+12 sq mi) ini pada 21 Juni 1941.

Hitler pertama kali tiba di markas besar tersebut pada 24 Juni 1941, dua hari setelah invasi dimulai. Pada puncak penggunaannya, lebih dari 2.000 orang tinggal dan bekerja di Wolfsschanze, termasuk para pencicip makanan yang menguji makanan Hitler sebelum ia santap guna melindunginya dari ancaman racun.[2] Pekerjaan konstruksi tambahan dimulai pada pertengahan tahun 1944 atas perintah Hitler untuk memperluas dan memperkuat banyak bangunan asli di lokasi tersebut, meskipun pekerjaan itu tidak pernah selesai akibat pergerakan maju Tentara Merah yang sangat cepat selama Serangan Baltik.

Hitler meninggalkan Wolfsschanze untuk terakhir kalinya pada bulan November 1944 setelah menghabiskan lebih dari 800 hari di sana dalam kurun waktu 3½ tahun—waktu tinggal terlama yang pernah ia habiskan di satu lokasi sepanjang berlangsungnya perang.[butuh rujukan]

Tata letak

[sunting | sunting sumber]

Bangunan-bangunan di dalam kompleks berkamuflase dengan semak-semak, rumput, dan pohon buatan di atas atap datar; jaring-jaring juga dibentangkan di antara bangunan dan hutan di sekitarnya sehingga instalasi tersebut tampak seperti kawasan hutan lebat yang tak terputus dari udara. Lokasi ini terdiri dari tiga zona keamanan konsentris.[3]

  • Sperrkreis 1 (Zona Keamanan 1) terletak di pusat Wolfsschanze, perimeternya dikelilingi oleh pagar baja dan dijaga oleh Reichssicherheitsdienst (RSD) milik SS. Di dalam area tersebut, keamanan dikelola oleh Dienststelle I (Komando I) dari SS-Begleitkommando des Führers (FBK) yang beroperasi di bawah komando Obersturmbannführer Bruno Gesche. Mereka adalah satu-satunya pengawal bersenjata yang diizinkan Hitler berada di dekatnya.[4] Mereka tidak pernah harus menyerahkan senjata dan tidak pernah digeledah, sementara RSD diwajibkan tetap berada di posisi yang berjarak agak jauh dari Hitler.[5] Zona ini memuat Bungker Führer dan sepuluh bungker tersamar lainnya yang dibangun dengan dinding beton bertulang setebal 2-meter (6 ft 7 in). Bungker-bungker perlindungan ini melindungi anggota lingkaran dalam Hitler seperti Joseph Goebbels, Martin Bormann, Hermann Göring, Wilhelm Keitel, dan Alfred Jodl. Akomodasi Hitler berada di sisi utara Bungker Führer yang teduh. Baik bungker Hitler maupun Keitel memiliki ruangan tambahan tempat konferensi militer dapat diselenggarakan.[1]
  • Sperrkreis 2 (Zona Keamanan 2) mengelilingi zona dalam. Area ini menampung kediaman beberapa Menteri Reich seperti Fritz Todt, Albert Speer, dan Joachim von Ribbentrop. Area ini juga menampung tempat tinggal personel yang bekerja di Wolfsschanze serta barak militer untuk RSD.
  • Sperrkreis 3 (Zona Keamanan 3) merupakan area keamanan luar berbenteng tebal yang mengelilingi kedua zona dalam. Area ini dipertahankan oleh ranjau-ranjau darat serta Führerbegleitbrigade (FBB), sebuah unit keamanan lapis baja khusus dari Wehrmacht yang menjaga pos penjagaan, menara pengawas, dan pos pemeriksaan.

Fasilitas untuk markas besar Angkatan Darat juga terletak di dekat kompleks tersebut.[1] FBK dan RSD bertanggung jawab atas keamanan pribadi Hitler di dalam lokasi, sementara perlindungan eksternal kompleks disediakan oleh FBB, yang telah menjadi sebuah resimen pada bulan Juli 1944. FBB dilengkapi dengan tank, meriam antipesawat, dan senjata berat lainnya. Setiap pesawat yang mendekat dapat terdeteksi hingga jarak 100 km (60 mi) dari lokasi. Pasukan tambahan juga ditempatkan sekitar 75 km (45 mi) jauhnya.[6]

  1. Kantor dan barak pengawal pribadi Hitler
  2. Pos komando FBK/RSD
  3. Generator darurat
  4. Bungker
  5. Kantor Otto Dietrich, sekretaris pers Hitler
  6. Ruang konferensi, lokasi upaya pembunuhan 20 Juli 1944
  7. Pos komando RSD
  8. Bungker tamu dan perlindungan serangan udara
  9. Pos komando RSD
  10. Sekretariat di bawah Philipp Bouhler
  11. Markas besar Johann Rattenhuber, kepala departemen keamanan Hitler dari SS, dan Kantor Pos
  12. Bangunan radio dan teleks
  13. Garasi kendaraan
  14. Jalur simpang kereta api untuk Kereta Khusus Hitler
  15. Bioskop
  16. Bangunan generator
  17. Kediaman Morell, Bodenschatz, Hewel, Voß, Wolff, dan Fegelein
  18. Gudang penyimpanan
  19. Kediaman Martin Bormann, sekretaris pribadi Hitler
  20. Kediaman dan bungker Adolf Hitler
  21. Perlindungan serangan udara pribadi Bormann untuk dirinya dan staf
  22. Kantor Ajudan Hitler dan kantor personel Wehrmacht
  23. Kantin militer dan staf II
  24. Kediaman Jenderal Alfred Jodl, Kepala Operasi OKW
  25. Kolam pemadam kebakaran
  26. Kantor Kementerian Luar Negeri
  27. Kediaman Fritz Todt, kemudian Albert Speer setelah kematian Todt
  28. Pos komando RSD
  29. Perlindungan serangan udara dengan unit Flak dan senapan mesin (MG) di atap
  30. Bungker dan perlindungan serangan udara Hitler
  31. Ruang minum teh baru
  32. Kediaman Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel, komandan tertinggi OKW
  33. Rumah minum teh lama
  34. Kediaman Reichsmarschall Hermann Göring
  35. Perlindungan serangan udara pribadi Göring untuk dirinya dan staf, dengan Flak dan MG di atap
  36. Kantor komando tinggi Angkatan Udara
  37. Kantor komando tinggi Angkatan Laut
  38. Bungker dengan Flak
  39. Pemakaman
  40. Jalur kereta api Rastenburg

Penguatan

[sunting | sunting sumber]
Hitler bertemu dengan Komisaris Reich Robert Ley, insinyur otomotif Ferdinand Porsche, dan Reichsmarschall Hermann Göring di Wolfsschanze pada tahun 1942

Sekretaris Hitler, Traudl Junge, mengenang bahwa Hitler berulang kali berbicara pada akhir 1943 atau awal 1944 tentang kemungkinan serangan pengebom terhadap Wolfsschanze oleh Sekutu Barat. Ia mengutip perkataan Hitler: "Merek tahu pasti di mana kita berada, dan suatu saat mereka akan menghancurkan segalanya di sini dengan bom yang diarahkan dengan tepat. Saya memperkirakan mereka akan menyerang kapan saja."[7]

Menurut Speer, antara 28 Juli 1941 dan 20 Maret 1942, Hitler hanya empat kali meninggalkan Rastenburg dengan total waktu 57 hari. Setelah itu, Hitler menghabiskan tiga bulan berikutnya di Obersalzberg sebelum kembali ke Rastenburg selama sembilan bulan berikutnya.[8]

Rombongan Hitler kembali ke Wolfsschanze setelah tinggal cukup lama selama musim panas di Berghof pada bulan Juli 1944. Bungker-bungker kecil sebelumnya telah digantikan oleh Organisasi Todt dengan "struktur kolosal yang berat" dari beton bertulang sebagai pertahanan terhadap serangan udara yang ditakutkan.[9] Menurut Menteri Persenjataan Albert Speer, "sekitar 36.000.000 mark dihabiskan untuk bungker-bungker di Rastenburg [Wolfsschanze]."[10]

Bungker Hitler telah menjadi yang terbesar, "sebuah benteng sejati" yang memuat "labirin lorong, ruangan, dan aula." Junge menulis, "Kami mendapat peringatan serangan udara setiap hari" pada periode antara upaya pembunuhan 20 Juli dan kepergian terakhir Hitler dari Wolfsschanze pada bulan November 1944, "tetapi tidak pernah ada lebih dari satu pesawat yang berputar-putar di atas hutan, dan tidak ada bom yang dijatuhkan. Meskipun demikian, Hitler menganggap bahaya tersebut sangat serius, dan berpikir bahwa semua penerbangan pengintaian ini merupakan persiapan untuk serangan besar yang ia perkirakan."[11]

Tidak pernah ada serangan udara yang terjadi; tetapi tidak pernah terungkap apakah Sekutu Barat mengetahui lokasi dan pentingnya Wolfsschanze. Uni Soviet pun tidak mengetahui lokasi maupun skala kompleks tersebut sampai lokasi ini ditemukan oleh pasukannya selama pergerakan maju mereka menuju Berlin pada awal tahun 1945.[12]

Rutinitas harian Hitler

[sunting | sunting sumber]

Hitler biasa memulai harinya dengan berjalan-jalan sendirian bersama anjingnya sekitar pukul 10.00, dan pada pukul 10.30 ia memeriksa surat-surat yang telah dikirimkan melalui udara atau kereta kurir. Pengarahan situasi tengah hari akan diselenggarakan, baik di bungker Keitel maupun Jodl, dan sering kali berlangsung selama dua jam. Ini dilanjutkan dengan makan siang pada pukul 14.00 di aula makan. Hitler selalu duduk di kursi yang sama di antara Jodl dan Otto Dietrich, sementara Keitel, Martin Bormann, dan ajudan Göring, Jenderal Karl Bodenschatz, duduk di seberangnya.[1]

Setelah makan siang, Hitler menangani urusan nonmiliter di sisa waktu sore hari. Kopi disajikan sekitar pukul 17.00, diikuti oleh pengarahan militer kedua oleh Jodl pada pukul 18.00. Makan malam juga dapat berlangsung hingga dua jam, dimulai pukul 19.30 , setelah itu film-film ditayangkan di bioskop. Hitler kemudian beristirahat ke ruang pribadinya tempat ia menyampaikan monolog kepada rombongannya hingga larut malam, biasanya baru tidur sekitar pukul 03.00 atau 04.00 pagi. Sesekali, Hitler dan rombongannya mendengarkan piringan hitam simfoni Beethoven, pilihan karya dari Wagner atau opera lainnya, serta lieder Jerman.[1]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 3 4 5 Kershaw 2000 hlm. 55
  2. Paterson, Tony (2014-09-17). "Hitler's only surviving food taster reveals the horrors of the 'Wolf's Lair'". The Independent (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-06-28.
  3. "Location and construction of Wolf's Lair – Why Gierloz / Ketrzyn?". Wolfsschanze (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-01-14.
  4. Felton, Mark (2014). Guarding Hitler: The Secret World of the Führer. London: Pen and Sword Military. hlm. 104. ISBN 978-1-78159-305-9.
  5. Misch, Rochus (2014) [2008]. Hitler's Last Witness: The Memoirs of Hitler's Bodyguard. London: Frontline Books–Skyhorse Publishing, Inc. hlm. 120–121. ISBN 978-1848327498.
  6. "Location and construction of Wolf's Lair – Why Gierloz / Ketrzyn?".
  7. Junge, Traudl (2003). Until the Final Hour. Weidenfeld & Nicolson. hlm. 116.
  8. Speer, Albert (1995). Inside the Third Reich. London: Weidenfeld & Nicolson. hlm. 401. ISBN 9781842127353.
  9. Junge, Traudl. Until the Final Hour. Weidenfeld & Nicolson, 2003, hlm. 126.
  10. Speer, A: Inside the Third Reich, hlm. 217
  11. Junge, Traudl. Until the Final Hour. Weidenfeld & Nicolson, 2003, hlm. 145.
  12. Beevor, Antony (1999) Stalingrad: The Fateful Siege: 1942–1943. New York: Penguin Books. ISBN 9780140284584

Daftar pustaka

  • Junge, Traudl, "Bis Zur Letzten Stunde: Hitlers Sekretärin erzählt ihr Leben", München: Claassen, 2002, pp. 131, 141, 162.
  • Junge, Traudl, "Until the Final Hour: Hitler's Last Secretary", London: Weidenfeld and Nicholson, 2003, pp. 116, 126, 145.
  • Junge, Traudl, "Voices from the Bunker", New York: G.P.Puttnam's sons, 1989.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]