Lompat ke isi

Persibo Bojonegoro

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Persibo Bojonegoro
Nama lengkapPersatuan Sepak bola Indonesia Bojonegoro
JulukanLaskar Angling Darma
The Giant Killer
Naga Bergola
Nama singkatPBO
Kota/KabupatenKabupaten Bojonegoro
NegaraIndonesia Indonesia
FederasiPSSI
Berdiri12 Maret 1949; 77 tahun lalu (1949-03-12)
StadionStadion Letjen H. Soedirman,
Kabupaten Bojonegoro
(Kapasitas: 20.000)
PemilikPT Semangat Bojonegoro Jaya
Presiden KlubIndonesia Deddy Adrianto
ManajerIndonesia Jeffri Jehosua
PelatihIndonesia Iwan Setiawan
Asisten Pelatih
LigaLiga Nusantara
Situs webSitus web resmi klub
Kelompok suporter
Kostum kandang
Kostum tandang
Musim ini

Persatuan Sepak bola Indonesia Bojonegoro (disingkat Persibo Bojonegoro) merupakan Tim sepak bola asal Indonesia yang berbasis di Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur. Klub ini bermarkas di Stadion Letjen H. Soedirman, Kabupaten Bojonegoro.

Berdiri sejak 12 Maret 1949 atas prakarsa Raden Temenggung Sukardi yang menjabat sebagai Bupati Bojonegoro waktu itu. Vakum pada tahun 1960 dan mulai bangkit kembali pada millenium baru tahun 2000, prestasi terbaik tim ini dicapai pada musim 2003/04 setelah sukses tampil sebagai juara Divisi Dua Liga Indonesia dan promosi ke Divisi Satu Liga Indonesia. Tidak hanya itu, pada musim 2007/08, tim ini tampil sebagai juara Divisi 1 dan promosi ke Divisi Utama.

Pada musim pertamanya berada di kasta kedua sepak bola nasional ini, tim berjuluk Laskar Angling Dharma membuat kejutan besar di ajang turnamen Copa Indonesia, setelah mereka menumbangkan tiga tim dari kasta tertinggi Indonesia yakni, Arema Indonesia, Persik Kediri, dan Pelita Jaya untuk melaju ke babak delapan besar turnamen bergengsi yang mempertemukan tiga tim dari divisi berbeda. Sekaligus membuat publik sepak bola nasional tersentak dan mulai memperhitungkan mereka, sehingga dijuluki “The Giant Killer” oleh media.

Persibo berhasil menjuarai Liga Joss Indonesia 2009-2010 setelah pada pertandingan final mengalahkan Deltras FC, sehingga berhasil lolos ke Liga Super Indonesia tahun 2011 bersama Deltras FC sebagai runner-up dan Semen Padang FC yang menjadi juara ketiga. Setelah memainkan beberapa laga di ISL, tepatnya pada akhir Desember 2010 Persibo memutuskan untuk menyeberang ke Liga Primer Indonesia yang saat itu merupakan breakaway league sehingga mendapatkan sanksi yang membuat Persibo Bojonegoro dilarang berpartisipasi dalam setiap kegiatan PSSI dan harus terlempar ke Divisi Satu Liga Indonesia pada musim berikutnya. Namun status keanggotaan Persibo Bojonegoro diputihkan bersama Persema Malang, Persebaya Surabaya dan PSM Makassar oleh Komite Eksekutif (Exco) PSSI dalam rapat ketiga Exco pada senin, 15 Agustus 2011 di Kantor PSSI Senayan Jakarta.

Pencabutan sanksi ini memberikan “lampu hijau” untuk Persibo mengikuti asistensi liga profesional PSSI musim 2011/12 dan bersaing bersama klub Liga Super Indonesia dan Divisi Utama untuk menjadi klub profesional. Dari hasil asistensi tersebut, Persibo terdaftar sebagai salah satu dari 24 klub yang berhak tampil di level 1 liga pro Indonesia yang belakangan ditetapkan bernama Liga Prima Indonesia atau Indonesian Premier League. Di musim 2011/2012 Persibo berada di Indonesian Premier League bersama 12 tim lain yang merupakan divisi tertinggi di Indonesia.

Selama beberapa tahun setelah terdegradasi ke Liga Nusantara (yang kemudian berganti nama menjadi Liga 3), klub ini sempat vakum karena beberapa hal, sebagian karena alasan keuangan dan sebagian lagi karena dilarang oleh PSSI akibat memisahkan diri dari kompetisi resmi selama skisma (perpecahan) federasi pada tahun 2011 (yang biasa disebut Dualisme). Status keanggotaan mereka akhirnya dipulihkan dalam Kongres Luar Biasa PSSI 2017, yang memberi mereka tempat untuk berkompetisi di fase Regional Liga 3 Zona Jawa Timur 2017–18.

Pada tahun 2024 setelah menjalani kompetisi liga 3 jawa timur dan menjadi juara pertama mendapatkan apresiasi dari bupati berupa uang tunai sebesar 50 juta rupiah.[1]

Pada musim 2023–24, setelah beberapa tahun berada di kasta ketiga, Persibo mengamankan promosi ke Liga 2 untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade, setelah finis sebagai salah satu dari 3 tim teratas di grup fase Nasional Liga 3. Mereka berhasil melaju hingga babak final fase Nasional, di mana mereka dikalahkan oleh Adhyaksa Farmel.

Sayangnya, Persibo Bojonegoro hanya mampu bertahan satu musim di Liga 2. Mereka kembali terdegradasi ke Liga 3 (sekarang bernama Liga Nusantara) setelah kalah 2–1 dari Persipura Jayapura di babak playoff degradasi.

  • Laskar Angling Darma

Angkling Dharma merupakan keturunan ketujuh dari Arjuna, seorang tokoh utama dalam kisah Mahabharata. Hal ini dapat dimaklumi karena menurut tradisi Jawa, kisah Mahabharata dianggap benar-benar terjadi di Pulau Jawa.[butuh rujukan] Dikisahkan bahwa, Arjuna berputra Abimanyu. Abimanyu berputra Parikesit. Parikesit berputra Yudayana. Yudayana berputra Gendrayana. Gendrayana berputra Jayabaya. Jayabaya memiliki putri bernama Pramesti, dan dari rahim Pramesti inilah lahir seorang putra bernama Prabu Anglingdarma. Raja Angling Dharma adalah raja yang besar pada masanya. Menurut cerita rakyat, istananya mewah dengaan adanya banyak taman dan pilar-pilar kerajaan yang besar dan menjulang tinggi. Raja itu sangat adil dan bijaksana. Dengan kesaktian dan kemampuan berperang yang tinggi, banyak daerah yang tunduk dibawah kekuasaannya. Angling Dharma juga sosok hebat yang dikenal masyarakat sebagai raja dengan tunggangannya naga. Oleh karena itu, kehebannya pun tak tertandingi.

  • Naga Bergola

Naga bergola adalah binatang yang setia dengan majikannya yaitu Angling Dharma, naga bergola merupakan tunggangan Angling Dharma ketika hendak melakukan perjalanan. Naga Bergola bukan saja tunggangan setia Angling Dharma tetapi ia juga mempunya kekuatan yang besar untuk melindungi Angling Dharma.

Stadion Letjen H. Soedirman merupakan sebuah stadion yang terletak di Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, Negara Indonesia. Stadion ini dipergunakan untuk menggelar pertandingan sepak bola, dan merupakan markas dari Persibo Bojonegoro. Stadion ini memiliki kapasitas 20.000 orang.

Pemilihan nama Letjen H. Soedirman didasarkan karena Letjen H. Soedirman merupakan tokoh yang dikenal di Bojonegoro, yang merupakan pahlawan nasional dari Bojonegoro. Selain itu, Letjen H. Soedirman merupakan ayah Basofi Sudirman, yang merupakan Mantan Gubernur Jawa Timur pada masa jabatan 19931998.

Grup F
Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi NRA YAN SH PSB
1 Maladewa New Radiant 6 5 0 1 20 4 +16 15[a] Lolos ke babak gugur 3–1 1–0 6–1
2 Myanmar Yangon United 6 5 0 1 18 5 +13 15[a] 2–0 2–0 3–0
3 Hong Kong Sunray Cave JC Sun Hei 6 1 1 4 12 12 0 4 0–3 1–3 8–0
4 Indonesia Persibo Bojonegoro 6 0 1 5 5 34 29 1 0–7 1–7 3–3
Sumber:  
Catatan:
  1. 1 2 New Radiant dan Yangon United memiliki catatan head-to-head yang imbang, sehingga dinilai menurut selisih gol keseluruhan.

Liga Indonesia

[sunting | sunting sumber]

Piala Indonesia

[sunting | sunting sumber]

Kompetisi Lainnya

[sunting | sunting sumber]

Staff & kepelatihan

[sunting | sunting sumber]
Posisi Nama
Manajer Indonesia Jeffri Jehosua
Pelatih Kepala Indonesia Iwan Setiawan
Asisten Pelatih Indonesia Agus Supriyanto
Asisten Pelatih Indonesia Aries Tuansyah
Pelatih Kiper Indonesia Gary Anggrana
Pelatih Fisik Indonesia Prabowo Sucipto

Pemain Utama

[sunting | sunting sumber]
Per Desember 2025.[4]

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Negara Pemain
1 GK  IDN Nur Ikhsan
2 DF  IDN Rizky Dwi Nugraha
3 DF  IDN Joko Supriyanto
5 DF  IDN Romy Setiawan
6 DF  IDN Tegar Shevanton
7 FW  IDN Revan Nurianto
8 MF  IDN Ilham Maulana
9 FW  IDN Samsul Arif (kapten)
10 MF  IDN Ichlasul Aroby
12 MF  IDN Rangga Dwi Lesmana
14 MF  IDN Fadil Sausu
15 MF  IDN Ananda Bagus
17 FW  IDN Jhon Wutoy
19 MF  IDN Gilang Pratama
No. Pos. Negara Pemain
20 FW  IDN Azka Fauzi
21 FW  IDN Zegga Novembrian
22 DF  IDN Jovan Maulana
23 MF  IDN Fajar Ikhsanudin
26 DF  IDN Rio Valentino
27 GK  IDN Fiqy Febrian
28 DF  IDN Fransiskus Nono
29 DF  IDN Yonas Rejauw
30 DF  IDN Fahmi Arma
33 DF  IDN Yoga Prasetya
77 FW  IDN Tirta Bayu
78 MF  IDN Rahel Radiansyah
83 GK  IDN Febryansyah Sanusi
88 GK  IDN Adre Arido
92 MF  IDN Bayu Nugroho
99 MF  IDN Oscar Novangga

Pemasok seragam

[sunting | sunting sumber]
Pemasok Jersey Tahun
Jerman Adidas 2007 – 2008
Italia Lotto 2009 – 2010
Inggris Mitre 2011 – 2012
Jerman Adidas 2013 – 2014
Indonesia Made by Club 2014 – 2017
Indonesia TotalSport 2017 – 2022
Indonesia Panguripan 2023 – 2025
Indonesia Calma 2025 – Sekarang

Mantan pemain

[sunting | sunting sumber]

Pemain Asing

[sunting | sunting sumber]

Pemain Lokal

[sunting | sunting sumber]

Pendukung

[sunting | sunting sumber]

Boromania

[sunting | sunting sumber]

Boromania merupakan organisasi sekaligus identitas bagi pendukung kesebelasan Persibo Bojonegoro. Boromania memiliki organisasi bagian untuk suporter perempuan yang bernama Boronita. Anggota Boromania sangat beranekaragam dari yang tidak mengenyam bangku sekolah sampai yang menempuh jenjang pendidikan tinggi. Begitu juga dengan latar belakang ekonomi dan profesi. Boromania memiliki slogan "Salam Damai Bersaudara" atau "SADABE."

Drago Tifoso Curva Nord

[sunting | sunting sumber]

Drago Tifoso Curva Nord atau DTCN merupakan komunitas pendukung Persibo Bojonegoro yang beraliran Ultras yang menempati tribun utara Stadion Letjen H. Soedirman, Bojonegoro.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. jatimnow.com (2024-02-08). "Persibo Bojonegoro Dapat Bonus Rp200 Juta, Raih Juara Liga 3 Jatim". jatimnow.com - Berita dan Informasi Jawa Timur Terkini. Diakses tanggal 2026-04-25.
  2. Kalah WO 3-0 dalam Babak 32 besar Liga 3 Zona Jawa Timur, Manajemen Persibo Ajukan Banding
  3. Ditolak, Persibo Ajukan Peninjauan Kembali Dalam Kasus Salah Jersey Pemain
  4. Daftar pemain tim Persibo Bojonegoro. ileague.id.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]