Lompat ke isi

Kematian Michael Jackson

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kematian Michael Jackson
Bintang Jackson di Hollywood Walk of Fame, dengan bunga-bunga yang diletakkan para penggemar untuk mengungkapkan dukacita.
Tanggal25 Juni 2009
Waktu14.26 (Waktu Musim Panas Pasifik)
LokasiWestwood, Los Angeles, California, AS
TipeRajapati tidak disengaja akibat intoksikasi propofol akut
SebabMalapraktik medis
MeninggalMichael Jackson
Pemeriksa mayatDepartemen Pemeriksa Medis-Koroner County Los Angeles
DihukumConrad Robert Murray
PersidanganPeople v. Murray
DakwaanBersalah
VonisPembunuhan tidak berencana
Hukuman4 tahun penjara (dibebaskan bersyarat setelah 1 tahun 11 bulan)

Pada 25 Juni 2009, penyanyi Amerika Michael Jackson meninggal dunia pada usia 50 tahun akibat intoksikasi propofol akut di Los Angeles, California. Dokter pribadinya, Conrad Murray, mengatakan bahwa ia menemukan Jackson di kamar tidur rumahnya di North Carolwood Drive, kawasan Holmby Hills, dalam keadaan tidak bernapas dan dengan denyut nadi lemah. Ia melakukan resusitasi jantung paru (RJP), tetapi tidak berhasil, dan petugas keamanan menghubungi 9-1-1 pada pukul 12.21 Waktu Musim Panas Pasifik (UTC−7). Paramedis menangani Jackson di tempat kejadian, tetapi ia dinyatakan meninggal dunia di Ronald Reagan UCLA Medical Center, Westwood, pada pukul 14.26.

Pada 28 Agustus 2009, Departemen Pemeriksa Medis-Koroner County Los Angeles menetapkan bahwa kematian Jackson merupakan rajapati. Dokternya telah memberinya propofol serta benzodiazepin anti-kecemasan lorazepam dan midazolam. Murray dinyatakan bersalah atas pembunuhan tidak berencana pada November 2011 dan dibebaskan pada Oktober 2013 setelah menjalani dua tahun dari hukuman penjara empat tahunnya, dengan pengurangan masa hukuman karena berkelakuan baik.

Menjelang kematiannya, Jackson tengah mempersiapkan rangkaian konser yang menandai kembalinya, This Is It, yang dijadwalkan dimulai di London, Inggris, pada Juli 2009. Setelah kematiannya, terjadi lonjakan lalu lintas Internet yang belum pernah terjadi sebelumnya serta peningkatan tajam dalam penjualan musiknya. Upacara peringatan yang disiarkan di televisi, yang diadakan di Staples Center, Los Angeles, diperkirakan ditonton oleh 2,5 miliar orang. Pada 2010, Sony Music Entertainment menandatangani kesepakatan senilai US$250 juta dengan pihak pengelola harta peninggalan Jackson untuk mempertahankan hak distribusi atas rekamannya hingga 2017 dan merilis tujuh album anumerta berisi materi yang belum dirilis selama dasawarsa berikutnya, meskipun pada akhirnya hanya dua album yang dirilis.

Latar belakang

[sunting | sunting sumber]
Dua bangunan putih bertingkat berbentuk persegi dengan jendela berwarna biru. Di sekitar bangunan terdapat jalan dan langit cerah.
Jackson dibawa dengan ambulans ke Ronald Reagan UCLA Medical Center pada 25 Juni. Ia tiba pada pukul 13.14 dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 14.26.

Menjelang kematiannya, Jackson tengah mempersiapkan rangkaian konser kembalinya (comeback), This Is It, yang dijadwalkan dimulai di The O2 Arena, London, pada Juli 2009.[1] Pada 24 Juni, Jackson tiba untuk berlatih di Staples Center, Los Angeles, sekitar pukul 18.30. Menurut pesulap Ed Alonzo, Jackson sambil bercanda mengeluhkan laringitis dan baru mulai berlatih pada pukul 21.00. Alonzo mengatakan bahwa Jackson "tampak sangat baik dan penuh energi". Latihan tersebut berlangsung hingga lewat tengah malam.[1]

Jackson kembali ke rumahnya di 100 North Carolwood Drive, kawasan Holmby Hills, sekitar pukul 01.00 keesokan paginya dan pergi tidur sekitar setengah jam kemudian.[2] Ia telah lama menderita insomnia dan memiliki riwayat menggunakan obat-obatan untuk membantunya tidur.[3] Dokter pribadinya, Conrad Murray, hadir untuk membantunya tidur dan memberikan berbagai obat, termasuk diazepam, lorazepam, dan midazolam, sambil mengawasinya di sisi tempat tidur.[4] Setelah beberapa jam dan beberapa kali suntikan obat, Jackson tetap tidak dapat tertidur dan, menurut Murray, berulang kali meminta "susu", julukan untuk obat bius bedah propofol, yang sebelumnya pernah digunakannya sebagai obat tidur. Pada pukul 10.40, ketika Jackson masih belum tertidur, Murray akhirnya mengabulkan permintaannya dan menyuntikkan 25 miligram propofol yang diencerkan dengan lidokain. Setelah Jackson tertidur, Murray bersaksi bahwa ia meninggalkan sisi tempat tidur untuk pergi ke kamar mandi. Ia kembali dua menit kemudian dan mendapati Jackson tidak bernapas serta memiliki denyut nadi lemah.[5]

Murray bersaksi bahwa ia berusaha menyadarkan Jackson selama sekitar sepuluh menit dengan melakukan resusitasi jantung paru (RJP) dan memberikan flumazenil, obat yang digunakan untuk menangkal overdosis sedatif, sebelum meminta bantuan staf di rumah tersebut.[6] Menurut sejumlah kesaksian, Murray menggunakan teknik RJP yang tidak standar. Rekaman panggilan darurat, yang dirilis pada 26 Juni, sehari setelah kematian Jackson, menyebutkan bahwa Murray melakukan RJP di atas tempat tidur, bukan di permukaan keras seperti lantai, meskipun melakukan RJP di permukaan keras merupakan praktik standar dan lebih efektif.[7][8] Murray mengatakan bahwa ia menempatkan satu tangan di bawah tubuh Jackson dan menggunakan tangan lainnya untuk menekan dada, sedangkan praktik standar mengharuskan kedua tangan digunakan untuk melakukan kompresi.[9][10] Murray tidak menghubungi 911 sendiri; ia mengatakan bahwa dirinya terhambat karena tidak ada telepon rumah di rumah tersebut dan ia tidak mengetahui alamat persisnya.[11][12] Belakangan diketahui bahwa selama satu jam setelah menemukan Jackson tidak bernapas, Murray melakukan beberapa panggilan pribadi melalui telepon selulernya yang tidak ia ungkapkan kepada penegak hukum.[5] Seorang petugas keamanan akhirnya menghubungi 911 pada pukul 12.21, hampir satu setengah jam setelah Jackson pertama kali ditemukan tidak responsif. Paramedis tiba pada pukul 12.26 dan mendapati Jackson tidak bernapas serta tidak memiliki denyut nadi.[13][14]

Paramedis melakukan RJP selama 42 menit di rumah tersebut.[15] Pengacara Murray menyatakan bahwa Jackson masih memiliki denyut nadi ketika dibawa keluar dari rumah dan dimasukkan ke ambulans.[9] Seorang pejabat Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles (LAFD) memberikan keterangan berbeda dengan menyatakan bahwa paramedis menemukan Jackson dalam keadaan "henti jantung total" dan tidak melihat perubahan pada kondisinya selama perjalanan menuju rumah sakit.[16] Jackson dibawa ke Ronald Reagan UCLA Medical Center.[13] Ambulans tiba sekitar pukul 13.14, dan sebuah tim medis berusaha menyadarkannya selama lebih dari satu jam. Upaya tersebut tidak berhasil, dan Jackson dinyatakan meninggal dunia pada pukul 14.26 dalam usia 50 tahun.[a]

Penyelidikan

[sunting | sunting sumber]

Jenazah Jackson diterbangkan dengan helikopter ke kantor Departemen Pemeriksa Medis-Koroner County Los Angeles di Lincoln Heights, tempat kepala pemeriksa medis Lakshmanan Sathyavagiswaran melakukan autopsi selama tiga jam pada hari berikutnya, 26 Juni.[21] Keluarga Jackson mengatur pelaksanaan autopsi kedua secara independen, suatu prosedur yang dapat menghasilkan temuan lebih cepat, meskipun terbatas.[22][23] Setelah autopsi awal selesai, Craig Harvey, kepala penyelidik kantor koroner, mengatakan bahwa tidak ada bukti trauma atau tindak pidana.[24]

Pada 28 Agustus 2009, koroner County Los Angeles menggolongkan kematian Jackson sebagai rajapati dan menetapkan bahwa ia meninggal akibat intoksikasi propofol akut yang diperburuk oleh anksiolitik lorazepam serta, dalam tingkat yang lebih kecil, midazolam, diazepam, lidokain, dan efedrin. Atas permintaan polisi dan jaksa wilayah, koroner merahasiakan laporan toksikologi lengkap.[25]

Laporan autopsi menyatakan bahwa secara umum Jackson sehat[26] untuk usianya dan jantungnya kuat. Masalah kesehatan paling signifikan yang dialaminya adalah peradangan kronis pada paru-paru, meskipun kondisi tersebut tidak berperan dalam kematiannya.[27] Organ-organ utama lainnya berada dalam keadaan normal, dan ia tidak mengalami aterosklerosis, kecuali sedikit penumpukan plak pada arteri kakinya.[28][29] Associated Press melaporkan bahwa berat badannya pada saat meninggal adalah 136 pon (62 kg).[29]

Lembaga penegak hukum

[sunting | sunting sumber]

Kematian Jackson diselidiki oleh Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD)[30] dan Badan Narkotika Amerika Serikat (DEA). DEA berwenang menyelidiki perkara yang biasanya dilindungi oleh kerahasiaan dokter–pasien, sehingga dapat menelusuri rantai kompleks obat resep yang dipasok kepada Jackson.[31]

Pada 28 Agustus 2009, LAPD mengumumkan bahwa perkara tersebut akan diserahkan kepada jaksa.[25] Karena LAPD tidak mengamankan rumah Jackson dan mengizinkan keluarga Jackson memasukinya sebelum kembali untuk mengambil sejumlah barang, beberapa pengamat khawatir bahwa rantai penguasaan barang bukti telah terputus.[31][32] Polisi tetap menyatakan bahwa mereka telah mengikuti protokol.[32] Jaksa Agung California Jerry Brown mengumumkan bahwa kantornya membantu LAPD dan DEA membuat basis data tingkat negara bagian mengenai seluruh dokter dan resep yang telah ditebus.[33]

LAPD mengeluarkan perintah yang memaksa (subpoena) untuk memperoleh rekam medis dari para dokter yang pernah menangani Jackson. Polisi mempertimbangkan, tetapi tidak mengajukan, dakwaan rajapati terhadap orang-orang yang memasok obat kepadanya.[34][35]

Tuduhan penggunaan obat-obatan

[sunting | sunting sumber]

Marc Schaffel, mantan produser video Jackson, mengatakan bahwa penyanyi tersebut pernah menggunakan propofol, alprazolam, dan sertralin.[36] Obat-obatan lain yang digunakannya meliputi omeprazol, hidrokodon, paroksetin, karisoprodol, dan hidromorfon.[37] Setelah kematiannya, polisi menemukan beberapa obat di rumahnya, termasuk propofol. Sebagian obat tersebut memiliki label dengan nama palsu, sedangkan yang lainnya tidak berlabel.[38][39] Sebuah dokumen polisi tahun 2004 yang disiapkan untuk persidangan People v. Jackson tahun 2005 menyatakan bahwa Jackson mengonsumsi hingga 40 pil alprazolam setiap malam.[34] Alprazolam tidak ditemukan dalam aliran darahnya pada saat kematiannya.[4] Teman Jackson, A. J. Farshchian, mengatakan bahwa Jackson takut terhadap obat-obatan.[40]

Eugene Aksenoff, seorang dokter yang berbasis di Tokyo dan beberapa kali menangani Jackson serta anak-anaknya, mengungkapkan kekhawatiran mengenai penggunaan berbagai obat oleh Jackson.[41] Ia mengatakan bahwa Jackson meminta stimulan untuk membantunya menjalani pertunjukan yang menguras tenaga, tetapi Aksenoff menolak meresepkannya. Ia mengenang bahwa Jackson mengalami kelelahan kronis, demam, insomnia, dan gejala lain serta mengonsumsi banyak obat. Ia menduga bahwa salah satu faktor utama penyebab gejala-gejala tersebut adalah penggunaan steroid secara berlebihan atau penggunaan obat pemutih kulit lainnya.[42]

Adik Jackson, Janet Jackson, mengatakan bahwa keluarganya berusaha melakukan intervensi pada awal 2007 ketika Michael tinggal di Las Vegas.[43] Ia dan beberapa saudara laki-lakinya dikabarkan mendatangi rumah Michael, tetapi dihalau oleh petugas keamanan yang telah diperintahkan untuk tidak mengizinkan mereka masuk. Michael juga dikabarkan menolak panggilan telepon dari ibunya. Namun, keluarga tersebut membantah pernah mencoba melakukan intervensi.[44]

Sebuah ampul propofol
Sebuah ampul propofol

Di antara seluruh obat yang ditemukan di rumah Jackson, obat yang paling mengkhawatirkan para penyelidik adalah propofol (Diprivan), obat bius kuat yang diberikan secara intravena di rumah sakit untuk memulai dan mempertahankan pembiusan selama operasi.[45] Obat tersebut dijuluki "susu amnesia" karena penampilannya yang buram dan menyerupai susu, sekaligus merupakan permainan kata dari "milk of magnesia". Propofol dikaitkan dengan henti jantung,[45] tetapi mungkin semakin sering digunakan di luar label sebagai anksiolitik dan untuk tujuan lain yang tidak didukung bukti medis.[39] Beberapa botol propofol, baik yang sudah maupun belum dibuka, ditemukan di rumahnya.[39]

Pada 30 Juni, Cherilyn Lee, seorang perawat praktisi yang pernah bekerja sebagai ahli gizi Jackson, mengatakan bahwa pada Mei, Jackson memintanya menyediakan propofol untuk membantunya tidur, tetapi ia menolak. Jackson mengatakan bahwa ia pernah diberi obat tersebut untuk mengatasi insomnia berkepanjangan dan seorang dokter telah menyatakan bahwa obat itu aman selama dirinya diawasi. Lee mengatakan bahwa pada 21 Juni, ia menerima panggilan telepon dari seorang asisten Jackson yang melaporkan bahwa Jackson sedang sakit, meskipun Lee tidak lagi bekerja untuknya. Lee mengatakan bahwa ia mendengar Jackson mengeluh bahwa satu sisi tubuhnya terasa panas dan sisi lainnya terasa dingin. Ia menyarankan sang asisten membawa Jackson ke rumah sakit. Lee meyakini bahwa ia mengenali gejala tersebut dan menduga Jackson sedang menggunakan propofol.[46][dibutuhkan verifikasi sumber]

Arnold Klein mengatakan bahwa ketika menjalani tur di Jerman, Jackson menggunakan jasa seorang ahli anestesi untuk memberikan propofol guna membantunya tidur. Ahli anestesi tersebut akan "menidurkannya" pada malam hari dan "membangunkannya kembali" pada pagi hari selama HIStory World Tour pada 1996 dan 1997.[44]

Tenaga medis

[sunting | sunting sumber]

DEA memusatkan perhatian pada sedikitnya lima dokter yang meresepkan obat kepada Jackson untuk menentukan apakah mereka memiliki hubungan "tatap muka" dengannya dan telah memberikan diagnosis yang diwajibkan secara hukum.[39] Sedikitnya sembilan dokter berada dalam penyelidikan.[47] Polisi berusaha meminta keterangan dari 30 dokter, perawat, dan apoteker, termasuk Arnold Klein.[48] Klein mengatakan bahwa ia sesekali memberi Jackson petidina sebagai sedatif, tetapi tidak memberikan obat yang lebih kuat dan telah menyerahkan rekam medis Jackson kepada pemeriksa medis.[49]

Dokter pribadi

[sunting | sunting sumber]
Bangunan satu lantai berwarna cokelat muda. Bangunan tersebut dikelilingi semak, pepohonan, trotoar, dan langit berawan.
Murray berpraktik di Klinik Armstrong di Houston. Klinik tersebut digeledah dalam penyelidikan terhadap Murray pada Juli 2009.

Kardiolog Conrad Murray bergabung dengan tim Jackson pada Mei 2009 sebagai bagian dari kesepakatan Jackson dengan AEG Live, promotor konsernya di London. Murray pertama kali bertemu dengan Jackson di Las Vegas pada 2006 ketika ia menangani salah seorang anak Jackson.[50] AEG Live mengatakan bahwa Jackson bersikeras agar perusahaan tersebut mempekerjakan Murray untuk menemaninya ke Inggris.[51] Dalam persidangan Murray, terungkap bahwa AEG mempekerjakan Murray dan Jackson tidak menandatangani kontrak kerja tersebut.[52]

Melalui pengacaranya, Murray mengatakan bahwa ia tidak meresepkan atau memberikan petidina maupun oksikodon kepada Jackson, tetapi tidak menjelaskan obat apa, bila ada, yang ia resepkan atau berikan.[45] Polisi Los Angeles mengatakan bahwa Murray berbicara kepada petugas segera setelah kematian Jackson dan dalam wawancara mendalam dua hari kemudian. Mereka menegaskan bahwa tidak ditemukan "tanda bahaya" dan tidak mencurigai adanya tindak pidana.[7] Pada 26 Juni, polisi menderek sebuah mobil yang digunakan Murray karena mungkin berisi obat atau barang bukti lain. Polisi melepas mobil tersebut dari penyitaan lima hari kemudian.[31]

Jesse Jackson, seorang teman keluarga Jackson, mengatakan bahwa keluarga tersebut mengkhawatirkan peran Murray. "Mereka memiliki alasan yang kuat untuk khawatir ... ia meninggalkan tempat kejadian."[53] Selama beberapa minggu berikutnya, penegak hukum semakin menaruh kecurigaan terhadap Murray. Pada 22 Juli, detektif menggeledah kantor medis dan unit penyimpanan milik Murray di Houston, serta menyita barang-barang seperti komputer, dua cakram keras, daftar kontak, dan pemberitahuan penangguhan dari rumah sakit.[54] Pada 27 Juli, sebuah sumber anonim melaporkan bahwa Murray telah memberikan propofol dalam kurun 24 jam sebelum kematian Jackson.[55][56] Para penyelidik menggeledah rumah dan kantor Murray di Las Vegas,[57] serta sebuah apotek di Las Vegas.[58] Jackson membayar Murray sekitar US$150.000 (sekitar $175.000 tahun 2026) per bulan.[59]

Pada 8 Februari 2010, para jaksa Los Angeles mendakwa Murray atas pembunuhan tidak berencana. Ia menyatakan tidak bersalah dan dibebaskan setelah membayar jaminan sebesar $75.000.[60] Tidak lama kemudian, Dewan Medis California mengeluarkan perintah yang melarang Murray memberikan sedatif kuat.[61]

Pada 11 Januari 2011, hakim dalam sidang pendahuluan Murray memutuskan bahwa ia harus diadili atas dakwaan pembunuhan tidak berencana dalam perkara Jackson. Hakim juga menangguhkan izin Murray untuk berpraktik sebagai dokter di California.[62]

Setelah beberapa kali ditunda,[63] sidang juri dimulai pada 27 September 2011.[64] Pada 7 November 2011, Murray dinyatakan bersalah atas pembunuhan tidak berencana[65] dan ditahan tanpa jaminan sambil menunggu penjatuhan hukuman.[66] Pada 29 November 2011, ia dijatuhi hukuman maksimum empat tahun penjara.[67] Murray dibebaskan pada 28 Oktober 2013[68][69] karena kepadatan penjara di California dan kelakuan baiknya.[70]

Kesehatan

[sunting | sunting sumber]
Selembar kertas putih yang memuat informasi pribadi mengenai kematian seseorang. Seluruh tulisan pada kertas berwarna hitam dan beberapa bagian ditutupi.
Sertifikat kematian awal Michael Jackson, diterbitkan sambil menunggu laporan toksikologi
Selembar kertas putih lain dengan tulisan hitam dan beberapa bagian ditutupi, yang mengubah formulir sebelumnya.
Formulir perubahan yang diterbitkan oleh koroner untuk sertifikat kematiannya setelah laporan toksikologi tersedia. Penyebab kematian diubah dari "ditangguhkan" menjadi "intoksikasi propofol akut", dan penetapan "Rajapati" ditambahkan.

Stacy Brown, seorang penulis biografi, mengatakan bahwa Jackson telah menjadi "sangat ringkih, benar-benar, benar-benar terlalu kurus" dan keluarganya mengkhawatirkannya. Penulis biografi lainnya, J. Randy Taraborrelli, mengatakan bahwa Jackson telah berulang kali mengalami ketergantungan pada obat pereda nyeri selama puluhan tahun.[24] Arnold Klein, dermatolog Jackson, menyatakan bahwa Jackson menyalahgunakan obat resep dan bahwa ia telah mendiagnosis Jackson mengidap vitiligo serta lupus. Namun, Klein mengatakan bahwa ketika ia bertemu Jackson di kliniknya tiga hari sebelum kematiannya, Jackson "berada dalam kondisi fisik yang sangat baik. Ia menari untuk pasien-pasien saya. Ketika kami menemuinya, ia sangat sadar dan tanggap, serta suasana hatinya sangat baik."[49]

Keluarga Jackson mengeluarkan pernyataan setelah kematiannya:

Orang yang kami cintai sebagai putra, saudara laki-laki, paman, dan ayah dari tiga anak telah pergi secara begitu tiba-tiba, dengan cara yang begitu tragis, dan jauh sebelum waktunya. Kepergiannya membuat kami, keluarganya, kehilangan kata-kata dan begitu terpukul hingga terkadang komunikasi dengan dunia luar terasa hampir mustahil.[71]

La Toya Jackson meyakini bahwa saudaranya "dibunuh demi katalog musiknya".[72] Tidak lama setelah kematian Jackson, keluarganya mempertanyakan peran AEG Live, promotor konser This Is It, pada minggu-minggu terakhir kehidupannya.[53] Joe Jackson mengajukan pengaduan kepada Dewan Medis California dengan menuduh bahwa AEG Live menjalankan praktik kedokteran secara ilegal dengan menuntut agar Murray menghentikan penggunaan berbagai obat oleh Jackson. Pengaduan tersebut juga menuduh AEG Live tidak menyediakan peralatan resusitasi dan perawat yang diminta Murray. Juru bicara AEG, Michael Roth, menolak berkomentar.[73]

Setelah Murray menyatakan tidak bersalah atas dakwaan pembunuhan tidak berencana, beberapa anggota keluarga Jackson mengatakan bahwa mereka merasa ia layak dikenai dakwaan yang lebih berat.[74] Pada 25 Juni 2010, Joe mengajukan gugatan kematian akibat kelalaian terhadap Murray. Gugatan tersebut menuduh Murray berulang kali berbohong untuk menutupi penggunaan propofol, tidak menyimpan rekam medis yang memadai, dan lalai dalam menggunakan obat-obatan pada Jackson. Pengacara perdata Murray, Charles Peckham, membantah bahwa Murray memberikan sesuatu yang mengancam nyawa Jackson.[75] Pada 15 Agustus 2012, Joe mencabut gugatan kematian akibat kelalaian tersebut.[76]

Keluarga Jackson menyambut baik putusan bersalah terhadap Murray.[77] Pada 2017, putri Michael, Paris Jackson, mengatakan bahwa ia "sepenuhnya" yakin ayahnya telah dibunuh.[78] Per 2023, Murray telah kembali ke Trinidad dan Tobago untuk berpraktik sebagai dokter.[79][80]

Pada 2010, ketiga anak Jackson dan ibunya, Katherine, menggugat promotor konser Jackson, Anschutz Entertainment Group, Inc. (AEG), beserta anak perusahaan dan para pimpinannya, dengan menuduh bahwa AEG telah lalai mempekerjakan Murray.[81] Pada 2013, setelah persidangan selama 21 minggu di Los Angeles, juri menjatuhkan putusan yang memenangkan AEG dengan menyatakan bahwa AEG tidak memiliki alasan untuk mengetahui bahwa Murray akan "tidak layak atau tidak kompeten melaksanakan pekerjaan yang menjadi dasar perekrutannya" sehingga AEG tidak lalai.[82]

Harta warisan

[sunting | sunting sumber]

Surat wasiat terakhir Jackson didaftarkan oleh pengacara John Branca di gedung pengadilan County Los Angeles pada 1 Juli 2009. Surat yang ditandatangani pada 7 Juli 2002 tersebut menunjuk Branca dan akuntan John McClain sebagai pelaksana wasiat; keduanya dikukuhkan dalam kedudukan tersebut oleh seorang hakim Los Angeles pada 6 Juli 2009.[83] Seluruh aset diberikan kepada Michael Jackson Family Trust yang telah dibentuk sebelumnya dan diubah pada 22 Maret 2002,[84] sementara perinciannya tidak diumumkan kepada publik. Associated Press melaporkan bahwa pada 2007 Jackson memiliki kekayaan bersih sebesar US$236,6 juta, yang terdiri atas aset senilai US$567,6 juta—termasuk Neverland Ranch dan kepemilikan 50% atas katalog Sony/ATV Music Publishing—serta utang sebesar US$331 juta.[85] Hak perwalian atas ketiga anaknya diberikan kepada ibunya, Katherine, atau kepada penyanyi Diana Ross apabila Katherine tidak mampu atau tidak bersedia menjalankannya.[86] Surat wasiat Jackson mengalokasikan 20% kekayaannya, serta 20% pendapatan yang diperoleh setelah kematiannya, kepada badan amal yang tidak disebutkan.[87]

Laporan media memperkirakan bahwa penyelesaian harta warisan Jackson dapat memerlukan waktu bertahun-tahun.[88] Ryan Schinman, kepala Platinum Rye, memperkirakan nilai Sony/ATV Music Publishing sebesar US$1,5 miliar. Menurut perkiraannya, bagian Jackson bernilai US$750 juta dan akan memberinya pendapatan tahunan sebesar US$80 juta. Pada September 2016, kesepakatan pembelian bagian Jackson dalam Sony/ATV oleh Sony dari harta warisan Jackson diselesaikan dengan nilai US$750 juta.[89]

Liputan media dan aktivitas internet

[sunting | sunting sumber]
Grafik beban peladen Wikipedia yang memperlihatkan lonjakan tajam pada pukul 15.00.
Lonjakan lalu lintas Wikipedia pada pukul 15.00 di Los Angeles, 25 Juni.

Kematian Jackson pertama kali diberitakan oleh situs berita selebritas berbasis di Los Angeles, TMZ. Dokter di Ronald Reagan UCLA Medical Center menyatakan Jackson meninggal pada pukul 14.26, dan TMZ mengumumkan kematiannya 18 menit kemudian.[14] Los Angeles Times mengonfirmasi laporan tersebut pada pukul 14.51 PDT (17.51 EDT).[90] Berita itu menyebar dengan cepat di internet sehingga sejumlah situs melambat atau mogok akibat kelebihan pengguna. TMZ dan Los Angeles Times mengalami gangguan layanan.[91] Google semula mengira lonjakan permintaan pencarian tersebut menandakan serangan DDoS dan memblokir pencarian terkait Jackson selama 30 menit. Twitter dilaporkan mogok, demikian pula Wikipedia pada pukul 15.15 PDT (22.15 UTC).[92] Yayasan Wikimedia melaporkan bahwa biografi Jackson dikunjungi hampir satu juta orang dalam satu jam, kemungkinan merupakan jumlah pengunjung tertinggi untuk artikel mana pun dalam rentang satu jam sepanjang sejarah Wikipedia hingga saat itu.[93] AOL Instant Messenger mengalami gangguan selama 40 menit.[94] Sekitar 15 persen kiriman Twitter—5.000 cuitan per menit—menyebut Jackson setelah berita tersebut tersiar,[95][96] dibandingkan dengan 5 persen yang sebelumnya menyebut pemilihan umum Iran atau pandemi flu sebelumnya pada tahun tersebut.[96] Secara keseluruhan, lalu lintas web berada 11 hingga sedikitnya 20 persen di atas tingkat normal.[95][97] MTV dan BET menayangkan marathon video musik Jackson.[98]

Stasiun televisi di seluruh dunia menayangkan program khusus mengenai Jackson. Opera sabun Britania Raya EastEnders menambahkan sebuah adegan pada menit-menit terakhir ke dalam episode 26 Juni, yang memperlihatkan tokoh Denise Johnson membicarakan berita tersebut dengan Patrick Trueman.[99] Sejumlah majalah, termasuk Time, menerbitkan edisi peringatan.[100] Sebuah adegan yang menampilkan saudara perempuan Jackson, La Toya, dihapus dari film Brüno sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga.[101]

Menurut analisis yang diterbitkan Global Language Monitor (GLM), dalam 72 jam setelah kematiannya Jackson menjadi topik berita kesembilan yang paling banyak diliput oleh media cetak dan elektronik di seluruh dunia. Dalam media internet dan sosial, ia menempati peringkat kedua setelah terpilihnya Presiden Barack Obama.[102] Para komentator membahas karya Jackson dan menggambarkannya sebagai "sosok yang sangat tragis".[103] Kolumnis Le Figaro, Yann Moix, menulis bahwa meskipun Jackson menjalani hidup secara terbalik seperti gerakan tari moonwalk-nya, dunia meneteskan "air mata yang sama dan universal" ketika ia meninggal.[104]

Sebuah survei Pew Research Center menemukan bahwa dua pertiga warga Amerika Serikat menganggap liputan kematian Jackson berlebihan, sedangkan 3 persen menganggapnya tidak memadai.[105] Di Britania Raya, BBC menerima lebih dari 700 keluhan dari pemirsa yang merasa bahwa pemberitaan didominasi oleh liputan mengenai kematiannya.[106] Pada 29 Juni, komentator konservatif Amerika Serikat Rush Limbaugh menyebut liputan tersebut sebagai "aib yang mengerikan" dan menyatakan dukungan kepada pendeta-aktivis Jesse Jackson dan Al Sharpton, yang berusaha membendung spekulasi mengenai penyebab kematian.[107] Tokoh konservatif lainnya, termasuk komentator Bill O'Reilly[108] dan anggota Kongres Peter T. King,[109] juga mengkritik besarnya perhatian media. Presiden Venezuela Hugo Chávez menyebut kematian Jackson sebagai "berita yang menyedihkan", tetapi mengkritik CNN karena meliputnya lebih gencar daripada kudeta Honduras.[110][111]

Pada 2009, keluarga Jackson mempekerjakan perusahaan pemasaran media sosial uSocial.net untuk menambah jumlah pengikut profil Twitter Jackson.[112] Menurut New York Daily News, uSocial dikontrak untuk menyediakan 25.000 pengikut.[113]

Permukaan tanah dipenuhi bunga, kartu, dan balon serta ditutup dengan barikade logam.
Bintang Jackson di Hollywood Walk of Fame menjadi pusat dukacita publik.

Berita kematian Jackson memicu luapan duka di seluruh dunia. Para penggemar berkumpul di luar UCLA Medical Center, Neverland Ranch, rumahnya di Holmby Hills, rumah keluarga Hayvenhurst di Encino, Apollo Theater di New York, serta Hitsville U.S.A., bekas kantor pusat Motown di Detroit tempat karier Jackson bermula yang kini menjadi Museum Motown. Jalan-jalan di sekitar rumah sakit ditutup.[114] Sekelompok kecil orang, termasuk wali kota setempat, berkumpul di luar rumah masa kecil Jackson di Gary, dan bendera di balai kota dikibarkan setengah tiang untuk menghormatinya.[115] Para penggemar di Hollywood pada awalnya berkumpul di sekitar bintang Walk of Fame milik pembawa acara radio Michael Jackson, karena bintang milik sang penyanyi untuk sementara tertutup oleh perlengkapan pemutaran perdana film Brüno.[116] Para penggemar yang berduka beserta benda-benda penghormatan yang mereka tinggalkan dipindahkan dari bintang milik pembawa acara radio tersebut pada hari berikutnya.[117]

Dari Odesa[118] hingga Brussel,[119] dan berbagai tempat lainnya, para penggemar mengadakan acara peringatan mereka sendiri. Presiden AS Barack Obama mengirimkan surat belasungkawa kepada keluarga Jackson,[7] sedangkan Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mengheningkan cipta.[120] Obama kemudian mengatakan bahwa Jackson "akan tercatat dalam sejarah sebagai salah satu penghibur terbesar kita".[121] Mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela mengatakan bahwa kehilangan Jackson akan dirasakan di seluruh dunia.[122]

Sekelompok orang berdiri di luar sebuah gerbang yang dikelilingi pepohonan, semak, dan rerumputan.
Para penggemar mengunjungi tempat peringatan sementara yang didirikan di luar pintu masuk Neverland Ranch tidak lama setelah kematian Jackson.

Di Jepang, Menteri Urusan Dalam Negeri dan Komunikasi Tsutomu Sato mengatakan kepada wartawan, "Saya merasa sedih karena saya telah menyaksikannya sejak ia menjadi anggota Jackson Five [sic]." Menteri Pertahanan Yasukazu Hamada memuji Jackson karena telah membentuk sebuah generasi melalui musiknya.[123] Menteri Kesehatan Yōichi Masuzoe menyebut kematiannya sebagai "kehilangan yang sangat tragis".[124]

Di Korea Selatan, mantan Presiden Kim Dae-jung mengatakan, "Kita telah kehilangan seorang pahlawan dunia."[125]

Di Britania Raya, seorang juru bicara Perdana Menteri Gordon Brown mengatakan, "Ini merupakan berita yang sangat menyedihkan bagi jutaan penggemar Michael Jackson di Britania dan seluruh dunia."[126] Pemimpin Oposisi dari Partai Konservatif, David Cameron mengatakan, "Saya tahu para penggemar Michael Jackson di Britania dan seluruh dunia akan bersedih hari ini. Terlepas dari berbagai kontroversinya, ia adalah seorang penghibur legendaris."

Para penggemar Rusia berkumpul di luar Kedutaan Besar Amerika Serikat di Moskwa untuk berkabung.[127] Menteri Kebudayaan Prancis Frédéric Mitterrand mengatakan, "Dalam diri kita semua ada Michael Jackson."[128][129] Musisi Brasil dan mantan Menteri Kebudayaan Gilberto Gil mengatakan, "Saya sangat sedih melihat bakat yang begitu besar dan luar biasa meninggalkan kita begitu cepat."[130]

Sejumlah selebritas menanggapi kematian Jackson. Elizabeth Taylor, sahabat lamanya, mengatakan bahwa ia tidak dapat membayangkan hidup tanpa Jackson.[131] Liza Minnelli mengatakan kepada CBS, "Ketika hasil autopsi keluar, semuanya akan menjadi kacau, jadi syukurlah kita merayakan dirinya sekarang."[132] Saudaranya, La Toya, mengatakan bahwa putri Jackson memberitahunya bahwa ayahnya telah dipaksa bekerja terlalu keras. La Toya berkata, "Ia berkata, 'Tidak, kau tidak mengerti. Mereka terus memaksanya bekerja dan Ayah tidak menginginkan itu, tetapi mereka terus-menerus memaksanya bekerja.' Saya merasa sangat sedih."[133]

Penghormatan

[sunting | sunting sumber]
Sejumlah pria dan seorang perempuan tampil di atas panggung di hadapan penonton. Seorang pria berkostum seperti Michael Jackson meniupkan ciuman sambil mengenakan sarung tangan putih.
Pada tahap kedua Sticky & Sweet Tour milik Madonna pada Juli 2009, ia dan seorang peniru Jackson membawakan medley lagu-lagu Jackson sementara foto-foto Jackson ditampilkan pada layar di belakang mereka.

Pada 30 Juni 2009, ketika menggelar konser pertama dalam U2 360 Tour di Barcelona, U2 mendedikasikan lagu "Angel of Harlem" kepada Jackson. Vokalis U2, Bono, menyanyikan bait-bait dari "Man in the Mirror" dan "Don't Stop 'Til You Get Enough" pada akhir lagu tersebut. Pada 10 Juli 2009, enam ribu penggemar menghadiri pertunjukan penghormatan musikal di kota kelahiran Jackson, Gary, Indiana. Para penampil setempat membawakan medley lagu-lagunya, sementara wali kota Rudolph M. Clay meresmikan monumen setinggi tujuh kaki untuknya. Jesse Jackson berbicara kepada kerumunan dengan mengatakan, "Di sinilah Michael belajar menari, tempat ia belajar bernyanyi, dan tempat ia belajar berkorban."[134] Sehari setelah kematian Jackson, penyanyi rap The Game merilis lagu penghormatan berjudul "Better on the Other Side", yang diproduksi oleh DJ Khalil dan menampilkan vokal dari Diddy, Chris Brown, Polow da Don, Mario Winans, Usher, dan Boyz II Men.[135] Berbagai artis lain juga merekam karya penghormatan, termasuk 50 Cent,[136] LL Cool J, Robbie Williams, Akon, Ariana Grande, dan gitaris Buckethead.[137][138]

Pada 26 Juni, sejumlah artis, termasuk Pharrell Williams dan Lily Allen, memberikan penghormatan kepada Jackson di Festival Glastonbury di Britania Raya.[139] Allen mengenakan satu sarung tangan putih—salah satu ciri khas penampilan Jackson—sementara The Streets membawakan ulang "Billie Jean".[139] Penghormatan kepada Jackson di festival tersebut berlanjut sepanjang akhir pekan.[140] Pada 5 Juli 2009, Madonna membawakan medley lagu-lagu Jackson dalam Sticky & Sweet Tour miliknya,[141] sementara seorang peniru Jackson menampilkan tarian-tarian khasnya dan foto-foto Jackson ditayangkan di belakang mereka.[141][142]

Musisi metal dan hard rock yang membawakan lagu-lagu Jackson sebagai penghormatan meliputi Metallica,[143] Chris Cornell,[144] Steve Vai dan Andy Timmons,[145] Extreme,[146] serta CKY.[147] Buckethead menulis lagu berjudul "The Homing Beacon" yang terinspirasi oleh film Jackson, Captain EO.[138] Pernyataan penghormatan disampaikan oleh sejumlah musisi rok, termasuk basis Judas Priest Ian Hill,[148] gitaris Queen Brian May,[149] para anggota Black Sabbath,[150][151] mantan vokalis utama Skid Row Sebastian Bach,[152] Alice Cooper,[153] Geoff Tate dari Queensrÿche,[152] Eddie Van Halen—yang bekerja dengan Jackson saat perekaman Thriller[149] dan Slash, yang memainkan gitar dalam singel Jackson "Give In to Me".[149] Pada Oktober 2013, sebuah album penghormatan dirilis dengan menampilkan anggota aktif dan mantan anggota Iron Maiden, Kiss, Motörhead, Testament, Guns N' Roses, Fozzy, Quiet Riot, Dio, Whitesnake, dan Mr. Big, serta sejumlah grup lainnya.[154]

Saudara perempuan Jackson, La Toya, merilis lagunya "Home" pada 28 Juli sebagai singel amal untuk menghormati saudaranya. Seluruh hasil penjualannya disumbangkan kepada salah satu badan amal favorit Michael.[155] Acara penghargaan tahunan BET disiarkan tiga hari setelah kematian Jackson, pada 28 Juni 2009, dan memuat penghormatan kepadanya. Pembawa acara Jamie Foxx mengatakan, "Kami ingin merayakan pria kulit hitam ini. Ia milik kami, dan kami membagikannya kepada semua orang." Upacara tersebut menampilkan sejumlah lagu Jackson, termasuk karya-karya semasa ia bersama The Jackson Five dan dari karier solonya.[156] Joe Jackson dan Al Sharpton berada di antara penonton, sementara Janet Jackson berbicara singkat mewakili keluarga. Acara tersebut menjadi tayangan yang paling banyak ditonton sepanjang sejarah acara penghargaan itu.[157]

Internasional

[sunting | sunting sumber]

Sehari setelah kematian Jackson, wali kota Rio de Janeiro mengumumkan bahwa kota tersebut akan mendirikan patung dirinya di favela Dona Marta. Jackson pernah mengunjungi komunitas itu pada 1996 dan merekam video musik "They Don't Care About Us" di sana. Sang wali kota mengatakan bahwa Jackson telah membantu menjadikan komunitas tersebut sebagai "contoh pembangunan sosial".[158] Upacara peringatan diadakan di Tokyo, Jepang,[158] Bukares, Rumania,[159] dan Baku, Azerbaijan.[160] Di Midyat, Turki, Salat jenazah dilaksanakan dan helva tradisional untuk pemakaman dibagikan.[161] Para penggemar berkumpul di Menara Eiffel pada 28 Juni untuk memberikan penghormatan kepada Jackson.[162]

Video musik "Do the Bartman", lagu dari The Simpsons yang turut ditulis oleh Jackson, ditayangkan sebelum siaran ulang sebuah episode The Simpsons pada 28 Juni. Video tersebut disertai kartu judul yang memberikan penghormatan kepada Jackson.[163] Episode The Simpsons tahun 1991 berjudul "Stark Raving Dad", yang menampilkan Jackson sebagai bintang tamu, disiarkan di Fox pada 5 Juli.[164] Episode tersebut sebelumnya disiarkan di Comedy Central Belanda sehari setelah kematiannya dan dipersembahkan untuk mengenang Jackson.[165] Filmnya tahun 1978, The Wiz—yang juga dibintangi Diana Ross dan Richard Pryor—dirilis ulang untuk waktu singkat dalam format 35 mm yang langka dan diputar di Hollywood Theater untuk menghormatinya. Film tersebut juga dirilis ulang di sejumlah kota satu minggu sebelum perilisan Michael Jackson's This Is It. Madonna membuka MTV Video Music Awards 2009 dengan pidato mengenai Michael Jackson. Janet Jackson tampil di VMA untuk memberikan penghormatan musikal kepada saudaranya dan menghormati kariernya.[166] Jackson dianugerahi penghargaan prestasi seumur hidup secara anumerta dalam Penghargaan Grammy ke-52 pada 31 Januari 2010.[167] Ia juga ditampilkan dalam segmen penghormatan "In Memoriam" pada Academy Awards ke-82.[168]

Penjualan rekaman

[sunting | sunting sumber]

Menurut HMV, penjualan rekaman Jackson meningkat delapan puluh kali lipat hingga 29 Juni.[169] Bill Carr dari Amazon mengatakan bahwa seluruh CD Jackson dan Jackson 5 di situs tersebut habis terjual dalam beberapa menit setelah berita kematiannya tersiar, dan permintaannya melampaui permintaan terhadap Elvis Presley dan John Lennon setelah kematian mendadak mereka masing-masing pada 1977 dan 1980.[170][171] Di Jepang, enam albumnya memasuki tangga Top 200 Albums SoundScan Japan,[158] sedangkan di Polandia, Thriller 25 memuncaki tangga album nasional sebelum digantikan oleh King of Pop pada minggu berikutnya.[172]

Di Australia, hingga 5 Juli, 15 albumnya menempati 100 besar ARIA, empat di antaranya berada dalam sepuluh besar dan tiga mengisi tiga posisi teratas. Ia juga memiliki 34 singel dalam tangga 100 besar singel, termasuk empat dalam sepuluh besar. Penjualan album pada minggu sebelumnya mencapai 62.015 kopi, sedangkan penjualan singel berjumlah 107.821 unit.[173] Pada minggu kedua, penjualan album meningkat dari minggu sebelumnya menjadi 88.650 kopi. Pada 12 Juli, empat album berada dalam sepuluh besar, dengan tiga di antaranya mengisi tiga posisi teratas. Di Selandia Baru, Thriller 25 memuncaki tangga album.[174] Di Jerman, King of Pop memuncaki tangga album.[175] Dalam European Top 100 Albums milik Billboard, Jackson mencatat sejarah dengan delapan album dalam sepuluh besar.[176] Hingga 3 Agustus, King of Pop telah menghabiskan empat minggu di puncak tangga European Top 100 Albums milik Billboard.[177] The Collection juga berada di puncak tangga yang sama selama dua minggu.[178]

Di Britania Raya, pada hari Minggu setelah kematiannya, album-album Jackson menempati 14 dari 20 posisi teratas tangga penjualan Amazon.co.uk, dengan Off the Wall di posisi pertama. Number Ones memuncaki UK Albums Chart, sedangkan album-album studionya menempati posisi kedua hingga kedelapan dalam daftar album teratas iTunes Music Store. Enam lagunya masuk ke 40 besar: "Man in the Mirror" (11), "Thriller" (23), "Billie Jean" (25), "Smooth Criminal" (28), "Beat It" (30), dan "Earth Song" (38).[179] Pada hari Minggu berikutnya, 13 lagu Jackson masuk ke 40 besar, termasuk "Man in the Mirror" yang mencapai posisi kedua.[180] Ia memecahkan rekor Ruby Murray dari 1955 yang menempatkan lima lagu dalam 30 besar.[181] The Essential Michael Jackson memuncaki tangga album dan memberi Jackson album nomor satu keduanya dalam dua minggu berturut-turut. Lima dari sepuluh album teratas di tangga tersebut merupakan albumnya.[182] Pada minggu ketiga penjualan, The Essential Michael Jackson mempertahankan posisi pertama dan Jackson menempati tiga posisi lain dalam lima besar.[183] Hingga 3 Agustus, Jackson telah menjual 2 juta rekaman dan berada di puncak tangga album selama enam minggu berturut-turut.[177][184] Ia mempertahankan posisi teratas tangga album untuk minggu ketujuh berturut-turut.[185]

Di AS, Jackson memecahkan tiga rekor tangga lagu pada edisi pertama Billboard setelah kematiannya. Kesembilan posisi teratas Top Pop Catalog Albums milik Billboard seluruhnya ditempati judul-judul yang berkaitan dengannya; pada minggu ketiga, seluruh 12 posisi teratas ditempati judul-judul tersebut.[186] Number Ones menjadi album terlaris pada minggu itu dan memuncaki tangga katalog dengan penjualan 108.000 kopi, meningkat 2.340 persen. The Essential Michael Jackson (2) dan Thriller (3) juga masing-masing terjual lebih dari 100.000 kopi. Judul lainnya dalam tangga tersebut adalah Off the Wall (4), Ultimate Collection milik Jackson Five (5), Bad (6), Dangerous (7), HIStory: Past, Present and Future – Book I (8), dan Ultimate Collection milik Jackson (9). Secara keseluruhan, album-album solonya terjual 422.000 kopi pada minggu setelah kematiannya, 800.000 kopi pada minggu penuh pertama, dan 1,1 juta kopi pada minggu upacara peringatannya.[186] Ia juga memecahkan rekor di tangga Top Digital Albums dengan mengisi enam dari sepuluh posisi teratas, termasuk seluruh empat posisi teratas. Dalam tangga Hot Digital Songs, ia mencatat rekor dengan menempatkan 25 lagu dalam daftar yang terdiri atas 75 posisi. Di AS, Jackson menjadi artis pertama yang menjual lebih dari satu juta unduhan dalam satu minggu, dengan penjualan 2,6 juta unduhan.[187][188]

Hingga 5 Agustus, Jackson telah menjual hampir 3,8 juta album dan 7,6 juta lagu di AS. Number Ones menjadi album terlaris selama enam dari tujuh minggu setelah kematiannya.[189][190] Pada akhir 2009, Jackson menjadi artis terlaris pada tahun tersebut dengan penjualan 8,2 juta album di AS.[191] Ia juga menjadi artis pertama dalam sejarah yang memiliki empat dari 20 album terlaris dalam satu tahun di AS, dengan penjualan hampir dua kali lipat pesaing terdekatnya.[192][193] Jackson juga menjadi artis digital terlaris ketiga di AS pada 2009 dengan penjualan sekitar 12,35 juta unit.[194] Dalam 12 bulan setelah kematiannya, Jackson menjual sembilan juta album di AS dan 35 juta album di seluruh dunia.[195] Hingga akhir 2013, penjualan albumnya saja telah mencapai 50 juta kopi di seluruh dunia menurut Billboard.[196] Sejumlah sumber tepercaya lainnya kemudian menerbitkan angka total yang berbeda.[197][198][199] Harta warisannya juga menghasilkan pendapatan sebesar US$1 miliar.[200] Pada 2010, Sony Music Entertainment menandatangani kesepakatan senilai US$250 juta dengan pengelola harta warisan Jackson untuk mempertahankan hak distribusi atas rekamannya hingga 2017 dan merilis tujuh album anumerta berisi materi yang belum pernah dirilis selama satu dasawarsa setelah kematiannya; hanya dua album yang pada akhirnya dirilis.[201][202]

Upacara peringatan

[sunting | sunting sumber]
Bangunan putih berbentuk bundar dengan dinding kaca di bagian depan dan tulisan Staples Center berwarna merah. Sejumlah orang berjalan di depan gedung.
Sekitar 2,5 hingga 3 miliar orang di seluruh dunia menyaksikan liputan upacara peringatan yang diadakan di Staples Center, yang terlihat dalam gambar ini ketika upacara berlangsung.

Upacara tertutup untuk keluarga diadakan di Forest Lawn Memorial Park di Los Angeles setelah upacara peringatan umum di Staples Center, Los Angeles, California, pada 7 Juli. Jackson sebelumnya berlatih di tempat tersebut pada 24 Juni, sehari sebelum meninggal. Upacara peringatan itu diselenggarakan oleh promotor konser Jackson, AEG Live, yang juga memiliki dan mengoperasikan Staples Center.[203] AEG semula berencana mengenakan biaya tiket,[204] tetapi setelah mendapat tekanan publik, perusahaan tersebut membagikan 17.500 tiket secara gratis melalui undian daring yang menarik lebih dari 1,2 juta pendaftar dalam 24 jam[205] dan menghasilkan lebih dari setengah miliar kunjungan ke laman webnya.[206] Upacara tersebut disiarkan secara langsung ke seluruh dunia dan diperkirakan ditonton oleh lebih dari 2,5 miliar orang.[b]

Peti mati Jackson yang terbuat dari perunggu padat dan dilaporkan berharga US$25.000[48] ditempatkan di depan panggung. Sejumlah besar selebritas menghadiri upacara tersebut.[211] Masing-masing saudara laki-lakinya mengenakan satu sarung tangan putih berkilau, sementara Stevie Wonder, Mariah Carey, Lionel Richie, Jermaine Jackson, dan sejumlah artis lainnya menyanyikan lagu-lagunya. Putri Jackson yang saat itu berusia 11 tahun, Paris, menangis ketika berkata kepada hadirin, "Saya hanya ingin mengatakan bahwa sejak saya lahir, Ayah adalah ayah terbaik yang dapat kalian bayangkan ... dan saya hanya ingin mengatakan bahwa saya menyayanginya ... sekali."[212] Marlon Jackson mengatakan, "Mungkin sekarang, Michael, mereka akan membiarkanmu tenang."[213]

Pemakaman

[sunting | sunting sumber]

Menurut laporan, pemakaman Jackson semula dijadwalkan pada 29 Agustus 2009, yang seharusnya menjadi hari ulang tahunnya yang ke-51.[214] Upacara dan pemakamannya diselenggarakan di Forest Lawn Memorial Park di Glendale pada 3 September 2009.[215] Pemakaman tersebut dihadiri oleh anggota keluarganya, istri pertamanya Lisa Marie Presley, serta teman-temannya, antara lain Macaulay Culkin, Chris Tucker, Quincy Jones, Eddie Murphy, dan Elizabeth Taylor.[216] Upacara dimulai dengan ketiga anak Jackson meletakkan sebuah mahkota emas di atas peti matinya.[216]

Pemakaman Jackson menelan biaya US$1 juta,[217][218] termasuk US$590.000 untuk kripta Jackson; US$11.716 untuk undangan tamu;[217][218] US$30.000 untuk keamanan dan mobil mewah; US$16.000 untuk penata bunga; serta US$15.000 untuk perencana pemakaman.[217] Keluarga Jackson merencanakan pemakaman tersebut. Weitzman mengatakan bahwa kemegahan kehidupan Jackson sepadan dengan kemewahan pemakamannya.[217][218]

Jackson dimakamkan di bagian Holly Terrace dalam Great Mausoleum di Forest Lawn Memorial Park, sebuah kompleks pemakaman di Glendale, California. Mausoleum tersebut merupakan fasilitas berpengamanan ketat dan tidak dapat diakses oleh masyarakat umum maupun media, kecuali dalam keadaan yang sangat terbatas. Kriptanya yang tidak bertanda, yang sebagian terlihat dari pintu masuk berkaca gelap ke mausoleum Holly Terrace, dihiasi bunga yang ditinggalkan para penggemar dan ditempatkan oleh petugas keamanan di luar kripta.[215] Keluarga sempat mempertimbangkan untuk memakamkan Jackson di Neverland Ranch. Namun, beberapa anggota keluarga menolak tempat tersebut karena menganggap citra peternakan itu telah ternoda oleh persidangan tahun 2005 dan penggerebekan polisi di properti tersebut.[215] Selain itu, pemilik peternakan harus menjalani proses perizinan dari pemerintah county dan negara bagian sebelum dapat mendirikan kompleks pemakaman di lokasi itu. Pada Juli 2010, pengamanan di mausoleum ditingkatkan setelah terjadinya vandalisme oleh penggemar yang menuliskan pesan seperti "Pertahankan impian itu" dan "Merindukanmu, malaikat manis" dengan tinta permanen.[219]

  1. Didukung oleh beberapa referensi:[17][18][19][20]
  2. Dikaitkan dengan beberapa referensi:[207][208][209][210]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 Lee, Chris; Harriet, Ryan (27 Juni 2009). "Michael Jackson's last rehearsal: 'just beaming with gladness'". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Januari 2014. Diakses tanggal 18 Agustus 2024.
  2. "Michael Jackson's Death Recounted in Detail by Detective". Billboard. 10 Januari 2011. Diakses tanggal 14 Mei 2026.
  3. Duke, Alan (29 Agustus 2013). "Nurse details Michael Jackson's fatal search for sleep". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Oktober 2022. Diakses tanggal 27 Juni 2022.
  4. 1 2 "Jackson investigator's errors". Stuff. 10 Agustus 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 4 Mei 2013.
  5. 1 2 Whitcraft, Teri; Pisarcik, Kristin; Brown, Kimberly (22 Juni 2010). "TIMELINE: Michael Jackson's Final Days". ABC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 November 2022. Diakses tanggal 27 Juni 2022.
  6. Potts, Kimberly; Kenneally, Tim (30 September 2011). "Conrad Murray Trial, Day 4: ER Doc Says Murray Didn't Mention Propofol". TheWrap. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 25 Juni 2022.
  7. 1 2 3 Gumbel, Andrew (28 Juni 2009). "Michael Jackson doctor hires lawyer as family hires pathologist". The Guardian. ISSN 0261-3077. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Juli 2022. Diakses tanggal 18 Agustus 2024.
  8. "Michael Jackson: transcript of 911 call". The Daily Telegraph. 26 Juni 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Juli 2022. Diakses tanggal 18 Agustus 2024.
  9. 1 2 Lang, Anne; Jones, Oliver (29 Juni 2009). "Attorney Defends Michael Jackson's Doctor". People. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 November 2017. Diakses tanggal 18 Agustus 2024.
  10. Childs, Dan; Schlief, Michelle (29 Juni 2009). "Could Better CPR Have Saved Michael Jackson?". ABC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 April 2022. Diakses tanggal 18 Agustus 2024.
  11. Avila, Jim; Folmer, Kaitlyn; Hopper, Jessica (7 Oktober 2011). "Conrad Murray: Michael Jackson 911 Call Would Have Been Neglect". ABC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Oktober 2022. Diakses tanggal 25 Juni 2022.
  12. "The Situation Room Michael Jackson's Mother Granted Temporary Custody of Children; Interview With Joe Jackson". CNN. 29 Juni 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 25 Januari 2021.
  13. 1 2 Blankstein, Andrew; Willon, Phil (25 Juni 2009). "Michael Jackson dead at 50". Los Angeles Times. Diarsipkan dari asli tanggal 23 September 2009. Diakses tanggal 18 Agustus 2024.
  14. 1 2 Rayner, Gordon; Singh, Anita (26 Juni 2009). "Michael Jackson: the final days and how TMZ.com scooped the world". The Daily Telegraph. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Juli 2022. Diakses tanggal 18 Agustus 2024.
  15. Ruda, Steve (25 Juni 2009). "Paramedic on Jackson 911 call". BBC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 April 2022. Diakses tanggal 18 Agustus 2024.
  16. Eckstein, Marc (26 Juni 2009). "Michael Jackson EMS Response Details Emerge". Journal of Emergency Medical Services. Diarsipkan dari asli tanggal 24 Juli 2011.
  17. "Michael Jackson dead at 50 after cardiac arrest". CNN. 25 Juni 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Juli 2012. Diakses tanggal 31 Agustus 2009.
  18. McGevna, Allison (25 Maret 2015) [26 Juni 2009]. "Tape of 911 Call Released as Michael Jackson Autopsy Under Way". Fox News. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Mei 2022. Diakses tanggal 18 Agustus 2024.
  19. Harvey, Michael (26 Juni 2009). "Fans mourn artist for whom it didn't matter if you were black or white". The Times. Diarsipkan dari asli tanggal 31 Mei 2010. Diakses tanggal 18 Agustus 2024.
  20. Tourtellotte, Bob (25 Juni 2009). "King of Pop Michael Jackson is dead: official". Reuters. Diarsipkan dari asli tanggal 16 Februari 2010.
  21. Adams, James (27 Juni 2009). "A tortured star's last days". The Globe and Mail. Diarsipkan dari asli tanggal 2 Februari 2017.
  22. "Jackson: 2nd autopsy 'underway'". The Sydney Morning Herald. 27 Juni 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Juli 2009. Diakses tanggal 18 Agustus 2024.
  23. Blankstein, Andrew (28 Juni 2009). "Jackson's doctor raises 'no red flag'". Los Angeles Times. Diakses tanggal 18 Agustus 2024.
  24. 1 2 Steinhauer, Jennifer (27 Juni 2009). "Medication a Focus of Jackson Inquiry". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Oktober 2022. Diakses tanggal 24 Februari 2017.
  25. 1 2 "Jackson death a homicide, criminal charge possible". Reuters. 28 Agustus 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Januari 2010. Diakses tanggal 30 Juni 2017.
  26. Hernandez, Miriam; MacBride, Melissa (11 Oktober 2011). "Michael Jackson very healthy according to medical examiner". KABC-TV. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Oktober 2013. Diakses tanggal 20 Juli 2019.
  27. Duke, Alan (9 Februari 2010). "Coroner releases new details about Michael Jackson's death". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Oktober 2022. Diakses tanggal 2 Juli 2020.
  28. "AP Autopsy shocker: Michael Jackson was healthy". NJ.com. Oktober 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Oktober 2022. Diakses tanggal 27 November 2015.
  29. 1 2 "Jackson autopsy details revealed". BBC News. 1 Oktober 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Juni 2018. Diakses tanggal 20 Oktober 2009.
  30. Esposito, Richard (25 Juni 2009). "Exclusive: Police Say Michael Jackson 'Heavily Addicted' to Oxycontin". ABC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Juli 2022. Diakses tanggal 18 Agustus 2024.
  31. 1 2 3 Griffin, Drew (1 Juli 2009). "DEA Joins Jackson Investigation; Jackson's Wishes Revealed; Drugged to Sleep; Sex, Lies & Outrage; Inside Blackwater's Mission; Michael Jackson & Bubbles the Chimp". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Januari 2021.
  32. 1 2 "LAPD under scrutiny in Jackson death". Associated Press. 2 Juli 2009. Diakses tanggal 24 Desember 2025 via The Hollywood Reporter.
  33. Finn, Natalie. "Jackson Doc On the Move Again as Investigation Continues With State Attorney, DEA's Help", E!, 2 Juli 2009.
  34. 1 2 Bone, James (10 Juli 2009). "Jackson death may have been 'homicide', says police chief". The Times. Diarsipkan dari asli tanggal 12 Mei 2011.
  35. "Murder charges in Michael Jackson case are unlikely, source says". Los Angeles Times. 19 Juli 2009.
  36. Susan Donaldson, James (26 Juni 2009). "Friend Says Michael Jackson Battled Demerol Addiction". ABC News. Diarsipkan dari asli tanggal 19 Mei 2022.
  37. Crawford, Carly (28 Juni 2009). "Michael Jackson injected just before death". Herald Sun.
  38. Esposito, Richard; Walter, Vic; Childs, Dan (3 Juli 2009). "Officials Find Diprivan in Michael Jackson's Home". ABC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Oktober 2022. Diakses tanggal 17 Juli 2011.
  39. 1 2 3 4 Glover, Scott; et al. (4 Juli 2009). "Michael Jackson investigation focuses on doctors". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Oktober 2013. Diakses tanggal 4 Juli 2009.
  40. "Jackson's health 'over-exaggerated?'". HLN. 23 April 2012. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 5 Mei 2013.
  41. Matsutani, Minoru (16 Juli 2009). "Tokyo doctor refused Jackson stimulants". The Japan Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Oktober 2022. Diakses tanggal 8 Mei 2023.
  42. Matsutani, Minoru (16 Juli 2009). "Tokyo doctor refused Jackson stimulants: Late 'King of Pop' asked for drugs in 2007". The Japan Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Oktober 2022. Diakses tanggal 19 Februari 2022.
  43. "Michael Jackson: Inside His Finances and Family". ABC News. 9 Maret 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 13 Juli 2021.
  44. 1 2 Duke, Alan; Ahmed, Saeed (8 Juli 2009). "More associates link Jackson to prescription drugs". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Maret 2016. Diakses tanggal 9 Juli 2009.
  45. 1 2 3 "Powerful sedative found in Michael Jackson's home". Today. Associated Press. 3 Juli 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 April 2017. Diakses tanggal 8 Maret 2010.
  46. Elber, Lynn (30 Juni 2009). "AP Exclusive: Michael Jackson, bedeviled by insomnia, begged for drug, says nurse-nutritionist". Associated Press.
  47. "At Least Nine Doctors Who Treated Michael Jackson Under Investigation". Fox News Channel. 15 Juli 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 3 Maret 2016.
  48. 1 2 Harlow, John (9 Juli 2009). "Police target 30 in hunt for Michael Jackson's drug suppliers". The Sunday Times. UK. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 4 Juli 2009.
  49. 1 2 King, Larry; Klein, Arnold (8 Juli 2009). "Interview with Michael Jackson's Doctor". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Juni 2011.
  50. Perpetua, Matthew (7 November 2011). "Timeline: The Trial of Dr. Conrad Murray". Rolling Stone. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Juni 2026. Diakses tanggal 25 Juni 2026.
  51. "Dream job turns to tragedy for Jackson doctor". Today. Associated Press. 10 Juli 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Januari 2021. Diakses tanggal 8 Maret 2010.
  52. "Conrad Murray on trial in Michael Jackson death". Dalje. Diarsipkan dari asli tanggal 27 September 2013. Diakses tanggal 5 Mei 2013.
  53. 1 2 Harris, Paul (27 Juni 2009). "Michael Jackson's family 'ask for second autopsy'". The Observer. ISSN 0029-7712. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Mei 2017.
  54. "Items taken from Michael Jackson's doctor's buildings listed". CNN. 23 Juli 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 November 2012. Diakses tanggal 6 September 2025.
  55. Rowlands, Ted (27 Juli 2009). "Source: Jackson's doctor gave drug authorities believe killed him". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 April 2022. Diakses tanggal 31 Desember 2021.
  56. "Police search Jackson doctor's home, office". CNN. 28 Juli 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Juli 2009. Diakses tanggal 25 Juni 2025.
  57. "Feds Raid Michael Jackson's Doctor Conrad Murray's Home and Office". ABC News. 28 Juli 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Maret 2016. Diakses tanggal 25 Juni 2025.
  58. Friess, Steve (11 Agustus 2009). "New Raid in Inquiry on Jackson". The New York Times. ISSN 0362-4331. Diarsipkan dari asli tanggal 22 November 2017. Diakses tanggal 25 Juni 2025.
  59. Cohen, Elizabeth (11 Februari 2010). "Is your doctor a criminal?". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Juli 2022. Diakses tanggal 8 September 2023.
  60. Blas, Lorena (8 Februari 2010). "Michael Jackson doctor pleads not guilty to manslaughter". USA Today. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 November 2012. Diakses tanggal 8 Maret 2010.
  61. Hennessy-Fiske, Molly; Grad, Shelby (18 Februari 2010). "Michael Jackson's doctor banned from administering heavy sedatives". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Februari 2010. Diakses tanggal 8 Maret 2010.
  62. Dobuzinskis, Alex (12 Januari 2011). "Judge orders Michael Jackson doctor to stand trial". Reuters. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 September 2021. Diakses tanggal 21 Januari 2011.
  63. Serjeant, Jill (2 Mei 2011). "Michael Jackson doctor trial delayed to September". Reuters. Diarsipkan dari asli tanggal 20 Juli 2011. Diakses tanggal 6 Mei 2011.
  64. "Attorneys Screen Jurors for Bias in Conrad Murray Trial". KTLA. 21 September 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Oktober 2011. Diakses tanggal 22 September 2011.
  65. "Conrad Murray guilty of Michael Jackson manslaughter". BBC News. 8 November 2011. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 November 2011. Diakses tanggal 7 November 2011.
  66. "Conrad Murray could face significant prison time". Los Angeles Times. 8 November 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 9 November 2011. Diakses tanggal 25 Juni 2025.
  67. "Conrad Murray sentenced to four years in Jackson death". USA Today. 29 November 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 7 Mei 2016.
  68. "Michael Jackson doctor Conrad Murray released from jail". BBC News. 28 Oktober 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Oktober 2022. Diakses tanggal 16 September 2021.
  69. "Jackson's Doctor Released From Jail". The New York Times. Associated Press. 28 Oktober 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 28 Oktober 2013.
  70. "Conrad Murray Released From Jail". KNBC. 28 Oktober 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Oktober 2013. Diakses tanggal 28 Oktober 2013.
  71. "Jackson Family Issues Personal Statement to Fans". People. 27 Juni 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 April 2012. Diakses tanggal 27 Juni 2009.
  72. Hodge, Katie (24 Juni 2010). "Michael Jackson murdered for hit catalogue, claims LaToya". The Independent. London. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Desember 2013. Diakses tanggal 26 Agustus 2017.
  73. Wilson, Stan (18 Juni 2010). "Father of Michael Jackson accuses AEG of singer's death". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Juni 2010. Diakses tanggal 27 Juni 2010.
  74. Lee, Ken (8 Februari 2010). "Michael Jackson's Family Reacts with Outrage to Charge". People. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Maret 2010. Diakses tanggal 9 Maret 2010.
  75. McCartney, Anthony; Ritter, Ken (25 Juni 2010). "Joe Jackson sues Murray for wrongful death". Associated Press/MSNBC. Diarsipkan dari asli tanggal 28 Juni 2010.
  76. Angeles, Associated Press in Los (16 Agustus 2012). "Michael Jackson's father drops case against Conrad Murray". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Juli 2021. Diakses tanggal 13 Juli 2021.
  77. "Is Dr. Conrad Murray Guilty Or Not Guilty?". B96 Chicago. 7 November 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 10 November 2011. Diakses tanggal 7 November 2011.
  78. Hiatt, Brian (24 Januari 2017). "Paris Jackson: Life After Neverland". Rolling Stone. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Juli 2021. Diakses tanggal 13 Juli 2021.
  79. Dowlat, Rhondor (26 Mei 2023). "Michael Jackson's ex-doctor launches medical institute in San Juan". Trinidad and Tobago Guardian. Diakses tanggal 2 April 2025.
  80. Avila, Daniela (28 Juni 2023). "Michael Jackson's Doctor Conrad Murray Opens Medical Institute 12 Years After Involuntary Manslaughter Conviction". People. Diakses tanggal 2 April 2025.
  81. "Michael Jackson's Mother Sues Promoter AEG Live". Associated Press. 15 September 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Oktober 2010. Diakses tanggal 19 November 2010 via CBS News.
  82. "Michael Jackson Family Loses $1.5B Lawsuit Against Concert Promoter". KNBC. 23 September 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 16 September 2021.
  83. Bone, James (6 Juli 2009). "Jackson's mother removed as administrator of his estate". The Times.
  84. Garber, Julie. "Michael Jackson's Will vs. the Michael Jackson Family Trust" Diarsipkan 12 April 2014 di Wayback Machine., about.com, 6 Juli 2009.
  85. MacAskill, Ewen (1 Juli 2009). "Jackson's body to be put on public display at Neverland". The Guardian. Diarsipkan dari asli tanggal 7 April 2022.
  86. Nasaw, Daniel (1 Juli 2009). "Jackson's ex-wife cut out of will". The Guardian. Diarsipkan dari asli tanggal 7 April 2022.
  87. "Michael Jackson's nephew to share custody of kids". CBC News World. 22 Agustus 2012. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Oktober 2022. Diakses tanggal 6 Mei 2013.
  88. "Michael Jackson: finances will take years to unwind". The Times. 27 Juni 2009.
  89. Christman, Ed (30 September 2016). "Sony Finalizes Acquisition of Michael Jackson Estate's Stake in Sony/ATV Publishing". Billboard. Diarsipkan dari asli tanggal 12 November 2020.
  90. Rawlinson, Linnie (27 Juni 2009). "Jackson Dies, almost takes Internet With Him". CNN. Diarsipkan dari asli tanggal 21 November 2009.
  91. Rawlinson, Linnie; Hunt, Nick (26 Juni 2009). "Jackson dies, almost takes Internet with him". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Oktober 2022. Diakses tanggal 16 Maret 2013.
  92. Shiels, Maggie (26 Juni 2009). "Web slows after Jackson's death". BBC News Online. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Oktober 2009. Diakses tanggal 31 Mei 2015.
  93. Phoebe. "The King of Pop vs. Wikipedia", The Wikipedia Signpost, 29 Juni 2009; lihat statistik Oktober 2009
  94. Wood, Daniel B. (27 Juni 2009). "Outpouring over Michael Jackson unlike anything since Princess Di". The Christian Science Monitor. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 September 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2015.
  95. 1 2 Skok, David (26 Juni 2009). "Internet stretched to limit as fans flock for Michael Jackson news". The Vancouver Sun. Diarsipkan dari asli tanggal 3 Juli 2009.
  96. 1 2 Wortham, Jenna (25 Juni 2009). "Michael Jackson Tops the Charts on Twitter". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Mei 2013. Diakses tanggal 31 Mei 2015.
  97. Krazit, Tom; McCullagh, Declan (26 Juni 2009). "Debate: Can the Internet handle big breaking news?". CNET. Diarsipkan dari asli tanggal 23 Agustus 2012. Diakses tanggal 31 Mei 2015.
  98. Dtelter, Brian (26 Juni 2009). "MTV's Jackson Marathon". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Oktober 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2015.
  99. "Jacko news spreads to Eastenders". MSN Entertainment. 28 Juni 2009.
  100. "Time Magazine to Publish Special Jackson Issue". People. 27 Juni 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Oktober 2012.
  101. Hill, Catey (26 Juni 2009). "Scene with Michael Jackson, LaToya Jackson cut from Sacha Baron Cohen's "Bruno"". New York Daily News. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Juli 2009.
  102. "Michael Jackson Now One of Top Stories of 21st century". The Global Language Monitor. 29 Juni 2009. Diarsipkan dari versi asli pada 23 Oktober 2022. Diakses tanggal 9 Maret 2010.
  103. Pereira Coutinho, João (30 Juni 2009). "Neverland Was Never Forever". World Meet Us. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Oktober 2022. Diakses tanggal 9 Maret 2010.
  104. Moix, Yann (30 Juni 2009). "Michael Jackson: A Man Who Lived His Life in Reverse". World Meets Us. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 9 Maret 2010.
  105. "Most Americans believe Jackson coverage excessive". Pew Research Center. 2 Juli 2009.
  106. Khan, Urmee (1 Juli 2009). "BBC gets over 700 complaints about 'wall-to-wall' coverage". The Daily Telegraph. Diarsipkan dari asli tanggal 10 Juli 2022.
  107. El Rushbo Supports Justice Brothers in Case of Media v. Michael Jackson Diarsipkan 2 Juli 2009 di Wayback Machine., Rushlimbaugh.com, 29 Juni 2009.
  108. "O'Reilly provokes outrage with Jackson rant". Yahoo News. Juli 2009.
  109. "Congressman Peter King: Michael Jackson is a "Pedophile" "Child Molester" Video". NYPolitics. 6 Juli 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 16 Januari 2010.
  110. "Fans around the world mourn Michael Jackson From L.A. to NYC, Colombia to Malaysia, tributes pour in for 'King of Pop'". MSNBC. 26 Juni 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 27 Juni 2009.
  111. "Hugo Chavez Scolds CNN for Coverage of Michael Jackson's Death". El Universal. 25 Juni 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 10 Juli 2022.
  112. "Jacko Twitter Followers 'Bought For Cash'". Sky News. 10 Agustus 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 14 Agustus 2009. Diakses tanggal 9 Maret 2010.
  113. "Marketing firm uSocial claims it helped Michael Jackson's family buy over 25,000 Twitter followers". New York Daily News. 10 Agustus 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 8 Desember 2015. Diakses tanggal 27 November 2015.
  114. Coleman, Mark (26 Juni 2009). "Michael Jackson is dead: fans mourn outside hospital". The Daily Telegraph. Diarsipkan dari asli tanggal 10 Juli 2022.
  115. Keagle, Lauri Harvey (26 Juni 2009). "Fans paying respects to King of Pop at boyhood home". The Times of Northwest Indiana. Diarsipkan dari asli tanggal 26 Juni 2019.
  116. "Michael Jackson's death: Fans gather at wrong Hollywood star". Los Angeles Times. 26 Juni 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 4 November 2012.
  117. Behrens, Zach (26 Juni 2009). "Crowds Gather Around Michael Jackson's Star After Bruno Premiere". Hollywood Laist. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Juni 2009.
  118. "Events by themes: In Odessa honoured memory of Michael Jackson". Ukrainian Independent Information Agency. 29 Juni 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 5 Mei 2019.
  119. "Hulde aan Michael Jackson in Brussel". Gazet van Antwerpen (dalam bahasa Belanda). Diarsipkan dari asli tanggal 8 Juli 2009.
  120. Gavin, Patrick (26 Juni 2009). "Congress pauses for Michael Jackson". Politico.
  121. Murray, Mark (2 Juli 2009). "Obama On Michael Jackson's Death". MSNBC. Diarsipkan dari asli tanggal 5 Juli 2009. Diakses tanggal 9 Maret 2010.
  122. Gregory, Jason (7 Juli 2009). "Nelson Mandela: 'Michael Jackson Was Part Of Our Family'". gigwise.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Oktober 2022. Diakses tanggal 27 November 2015.
  123. "Big In Japan: Tokyo Mourns Jackson's Death". Time. 26 Juni 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 28 Juni 2009.
  124. "Michael Jackson Had Loyal, Generous Fans in Japan". ABC News. Associated Press. 26 Juni 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 9 Maret 2010.
  125. "Around the World, Shock and Grief Over Jackson". New York Times. 26 Juni 2009.
  126. "Brown 'saddened' by Jackson death". BBC News. 26 Juni 2009.
  127. Blinova, Yekaterina (28 Juni 2009). "Russian Fans of Michael Jackson Still Devastated". WorldMeetsUs. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Oktober 2022. Diakses tanggal 9 Maret 2010.
  128. Griffiths, Alexis (27 Juni 2009). "Jackson: The Tragic 'Genetically Modified' Icon of Globalization". WorldMeetsUs. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Oktober 2022. Diakses tanggal 9 Maret 2010.
  129. "Jackson's death dominates global news". Variety. 26 Juni 2009.
  130. "From Sydney To Bogota, Fans Mourn Jackson". CBS News. 25 Juni 2009.
  131. "Elizabeth Taylor: "I Loved Michael With All My Soul"". Us Weekly. 26 Juni 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 11 Mei 2011.
  132. Gumbel, Andrew (27 Juni 2009). "Police focus on doctor who was with Michael Jackson as he died". The Guardian. Diarsipkan dari asli tanggal 10 Juli 2022.
  133. "Michael Jackson's daughter reveals death fears". The Daily Telegraph. UK. 2 Oktober 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 8 Maret 2010.
  134. "Michael Jackson: thousands pay tribute at birthplace memorial". The Daily Telegraph. 11 Juli 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 10 Juli 2022.
  135. Gamble, Ronnie. The Game Gets Assist From Chris Brown, Diddy For Michael Jackson Tribute Diarsipkan 10 Juli 2022 di Wayback Machine., BallerStatus, 26 Juni 2009. Diakses 1 Juli 2009.
  136. Reid, Shaheem (26 Juni 2009). "50 Cent Pays Tribute To Michael Jackson". MTV. Diarsipkan dari asli tanggal 17 Desember 2010.
  137. Grande, Ariana (25 Juni 2009). "ABC - A Michael Jackson tribute by Ariana Grande". Diakses tanggal 22 Oktober 2025 via YouTube.
  138. 1 2 The Landing Beacon Diarsipkan 11 Maret 2022 di Wayback Machine., Buckethead. Diakses 6 Juli 2009.
  139. 1 2 "Glastonbury tributes for Jackson". BBC News. 26 Juni 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Oktober 2022. Diakses tanggal 13 Maret 2010.
  140. "Glastonbury's Emily Eavis announces Michael Jackson tribute plans". NNE. 26 Juni 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 13 Maret 2010.
  141. 1 2 Rodriquez, Jason (5 Juli 2009). "Madonna Salutes Michael Jackson At London's O2 Arena". MTV. Diarsipkan dari asli tanggal 18 September 2009. Diakses tanggal 1 Maret 2010.
  142. Saad, Mardeen (5 Juli 2009). "Madonna pays tribute to Michael Jackson in concert". Associated Press.
  143. "METALLICA's MICHAEL JACKSON Tribute At Germany's SONISPHERE; Video Available". BLABBERMOUTH.NET. 5 Juli 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 April 2022. Diakses tanggal 13 Juli 2021.
  144. "CHRIS CORNELL Pays Tribute To MICHAEL JACKSON At Sweden's PEACE & LOVE Festival". Blabbermouth.net. 29 Juni 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 7 April 2022. Diakses tanggal 13 Juli 2021.
  145. "STEVE VAI, ANDY TIMMONS Pay Tribute To MICHAEL JACKSON". Blabbermouth.net. 29 Juni 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 7 April 2022. Diakses tanggal 13 Juli 2021.
  146. "EXTREME Pays Tribute To MICHAEL JACKSON". Blabbermouth.net. 13 Juli 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Oktober 2022. Diakses tanggal 13 Juli 2021.
  147. carveycitytour2009 (3 Juli 2009). "CKY performs 'Beat It' during 'Carver City' Tour". Diarsipkan dari asli tanggal 30 Oktober 2021. Diakses tanggal 18 Agustus 2010 via YouTube.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  148. "JUDAS PRIEST Bassist Talks About MICHAEL JACKSON's Death". Blabbermouth.net. 7 Juli 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 7 April 2022. Diakses tanggal 13 Juli 2021.
  149. 1 2 3 "VAN HALEN, QUEEN, POISON, VELVET REVOLVER Members Comment On MICHAEL JACKSON's Passing". Blabbermouth.net. 25 Juni 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 13 Juli 2021.
  150. "BLACK SABBATH Drummer Comments On MICHAEL JACKSON's Passing". Blabbermouth.net. 8 Juli 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Oktober 2022. Diakses tanggal 13 Juli 2021.
  151. "BLACK SABBATH/HEAVEN & HELL Bassist Comments On MICHAEL JACKSON's Passing". Blabbermouth.net. 26 Juni 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Oktober 2022. Diakses tanggal 13 Juli 2021.
  152. 1 2 "SEBASTIAN BACH, GEOFF TATE Comment On MICHAEL JACKSON's Passing". Blabbermouth.net. 29 Juni 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Oktober 2022. Diakses tanggal 13 Juli 2021.
  153. "ALICE COOPER, CHRIS CORNELL, FRED DURST Pay Tribute To MICHAEL JACKSON". Blabbermouth.net. 26 Juni 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Oktober 2022. Diakses tanggal 13 Juli 2021.
  154. "GUNS N' ROSES, MOTÖRHEAD, TESTAMENT, Ex-IRON MAIDEN Members Pay Tribute To MICHAEL JACKSON". Blabbermouth.net. 28 September 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Oktober 2022. Diakses tanggal 13 Juli 2021.
  155. "LaToya Song Re-Released as Michael Jackson Tribute". Associated Press. 17 Juli 2009. Diakses tanggal 8 Maret 2010 via ABC News.
  156. "BET Awards to pay tribute to Jackson". CNN. 26 Juni 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 12 Januari 2021.
  157. "Ratings: Jackson Tribute Leads BET Awards to All-Time High, Disney Queens Rule, and More", Seattle Post-Intelligencer. Diakses 2 Juli 2009.
  158. 1 2 3 "Michael Jackson Remains A Global Phenomenon". Billboard. 2 Juli 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 12 Mei 2021.
  159. "Nu te vom uita niciodata!". MTV România (dalam bahasa Rumania). Diarsipkan dari asli tanggal 19 Januari 2019.
  160. "Michael Jackson commemorated in Baku". APA. 29 Juni 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Januari 2012.
  161. "Midyat'a Michael Jackson anıtı yapılıyor (Michael Jackson memorial to be erected in Midyat)". 21 Januari 2012. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Oktober 2022. Diakses tanggal 22 Januari 2012.
  162. "Parisian fans pay homage to Jackson". Sydney Morning Herald. 29 Juni 2009.
  163. Snierson, Dan (27 Juni 2009). "Michael Jackson: 'The Simpsons' to re-air 'Do the Bartman' video in tribute on Sunday". Entertainment Weekly. Diarsipkan dari asli tanggal 25 Juli 2009. Diakses tanggal 28 Juni 2009.
  164. Snierson, Dan (2 Juli 2009). "Michael Jackson: 'The Simpsons' to re-air the pop star's 1991 episode". Entertainment Weekly. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Oktober 2013. Diakses tanggal 23 Juli 2026.
  165. "Screenshot of a cached version of Comedy Central's TV Guide for June 26, 2009 (In Dutch)". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 4 Agustus 2009.
  166. "Janet Jackson To Pay Tribute To Michael At The VMAs". MTV. 8 September 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 28 Oktober 2009.
  167. Singh, Anita (1 Februari 2010). "Michael Jackson's children pay tribute to their father at Grammys". The Daily Telegraph. London. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Januari 2022. Diakses tanggal 2 Februari 2010.
  168. "Farrah Fawcett, Bea Arthur Absent From Oscar 'In Memoriam' Montage". Access Hollywood. NBC Universal. 8 Maret 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 8 Maret 2010.
  169. "Michael Jackson tops album chart". BBC News. 29 Juni 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Mei 2011. Diakses tanggal 11 April 2011.
  170. "Outpouring over Michael Jackson unlike anything since Princess Di". Christian Science Monitor. 27 Juni 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 30 Juni 2010.
  171. Boyle, Catherine (1 Juli 2009). "Michael Jackson's post-death music sales outstrip Elvis and John Lennon". The Times. London. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 9 Maret 2010.
  172. "Sprzedaż w okresie 29.06.2009–05.07.2009". OLiS. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 9 Maret 2010.
  173. Cashmere, Paul. Michael Jackson Dominates Australian Chart Diarsipkan 6 Juli 2009 di Wayback Machine., Undercover, 5 Juli 2009.
  174. "Michael Jackson – Thriller 25 (album)". charts.nz. Hung Medien. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Oktober 2022. Diakses tanggal 8 Maret 2010.
  175. "Michael Jackson – King of Pop". media control. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Oktober 2022. Diakses tanggal 7 Juli 2009.
  176. Sexton, Paul (16 Juli 2009). "Michael Jackson Scores Eight Of Top 10 Euro Albums". Billboard. Diarsipkan dari asli tanggal 4 September 2009.
  177. 1 2 Sexton, Paul (3 Agustus 2009). "Michael Jackson, Black Eyed Peas Control U.K. Charts". Billboard. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Juni 2013. Diakses tanggal 8 Maret 2010.
  178. Sexton, Paul (17 Agustus 2009). "Michael Jackson Continues U.K. Chart Run". Billboard, Inc. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Oktober 2022. Diakses tanggal 8 Maret 2010.
  179. Singles chart for 04/07/2009 Diarsipkan 4 Januari 2021 di Wayback Machine., Chart Stats, 29 Juni 2009.
  180. "The Official Charts Company – Michael Jackson – Man In The Mirror". Official Charts Company. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Oktober 2022. Diakses tanggal 2 Agustus 2009.
  181. Singles chart for 06/07/2009 Diarsipkan 11 Agustus 2012 di Wayback Machine., Yahoo UK music charts, 6 Juli 2009.
  182. "Jackson maintains chart dominance". British Broadcasting Corporation. 5 Juli 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Oktober 2022. Diakses tanggal 5 Juli 2009.
  183. "Michael Jackson increases chart dominance". NME. UK. 12 Juli 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 12 Juli 2009.
  184. "Jackson still top of British album charts". Thomson Reuters. 3 Agustus 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 8 Maret 2010.
  185. "Second chart-topper for Stryder". BBC Online. 9 Agustus 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Juli 2022. Diakses tanggal 8 Maret 2010.
  186. 1 2 Caulfield, Keith (14 Juli 2009). "Fans Snap Up 1.1 Million Michael Jackson Albums In One Week". Billboard, Inc. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 8 Maret 2010.
  187. Caulfield, Keith. "Michael Jackson Breaks Billboard Charts Records", Billboard, 30 Juni 2009.
  188. Sisario, Ben (2 Juli 2009). "In Death as in Life, Michael Jackson Sets Music Sales Records". New York times. Diarsipkan dari asli tanggal 10 Juli 2022.
  189. Vozick-Levinson, Simon (12 Agustus 2009). "Sugarland, outsold by Michael Jackson, tops the albums chart". Entertainment Weekly. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Agustus 2009. Diakses tanggal 8 Maret 2010.
  190. Werde, Bill (5 Agustus 2009). "Michael Jackson, Dave Grohl's Supergroup, Kristina Debarge". Billboard, Inc. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Oktober 2022. Diakses tanggal 8 Maret 2010.
  191. Swift Beats Boyle, Plus Michael Jackson, Beatles Rule 2009 Charts. Rolling Stone, 7 Januari 2010.
  192. Smith, Than (16 Maret 2010). "Sony Places Big Bet on a Fallen 'King'". The Wall Street Journal. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 16 Maret 2010.
  193. Caulfield, Keith (6 Januari 2010). "Taylor Swift Edges Susan Boyle For 2009's Top-Selling Album". Billboard. Diarsipkan dari asli tanggal 27 April 2014.
  194. "2009 U.S. Music Purchases up 2.1% over 2008; Music Sales Exceed 1.5 Billion for Second Consecutive Year". Business Wire. Berkshire Hathaway Company. 6 Januari 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Januari 2010. Diakses tanggal 8 Maret 2010.
  195. "Jackson sells 35 million albums since death". Today. 27 Juni 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Juni 2010. Diakses tanggal 21 Januari 2011.
  196. Peters, Mitchell (8 November 2013). "Michael Jackson's Touring Life After Death: The Billboard Cover Story". Billboard. Diakses tanggal 25 Agustus 2024. 50 million albums sold worldwide after his death
  197. Wyman, Bill (3 Januari 2013). "Did Thriller really sell a hundred million copies?". The New Yorker. Diarsipkan dari asli tanggal 15 Mei 2015. Diakses tanggal 25 Agustus 2024. 50 million song downloads since his death
  198. Christman, Ed (8 November 2013). "The King's Coffers: Behind the Earnings of Michael Jackson's Estate". Billboard. Diakses tanggal 25 Agustus 2024. Nearly 4 million track sales for Jackson and 161,000 global albums and 516,000 track sales for the Jackson 5 in 2013
  199. Michaels, Sean (22 Juni 2010). "Michael Jackson earns $1bn since death one year ago". The Guardian. Diakses tanggal 25 Agustus 2024. 4.5m ringtones within the year since his death
  200. Caulfield, Keith (21 Juni 2010). "How Michael Jackson Made $1 Billion Since His Death". Billboard, Inc. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Oktober 2022. Diakses tanggal 21 Juni 2010.
  201. "Licence to thrill". Khaleej Times. 6 Juni 2011. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Oktober 2022. Diakses tanggal 13 Juli 2021.
  202. "Sony pays $250m for Jackson distribution rights". France 24. 16 Maret 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 13 Juli 2021.
  203. Parks, Tim (3 Juli 2009). "AEG to release Jackson memorial tickets". Digital Spy. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Juli 2009. Diakses tanggal 26 Februari 2010.
  204. "AEG Live Backtracks Over Michael Jackson Funeral Tickets, Offers Giveawayerrors". cdn.singersroom.com. 3 Juli 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 4 Oktober 2013. Diakses tanggal 6 Mei 2013.
  205. Allen, Nick (6 Juli 2009). "Thirteen applications per second for Michael". The Daily Telegraph. London. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Januari 2022.
  206. "Website for Jackson tickets gets 500 million hits in first hour". Los Angeles Times. 3 Juli 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Maret 2016. Diakses tanggal 28 Juli 2009.
  207. "Hazarika''s funeral creates world record". MSN. 8 Juli 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 7 Agustus 2014.
  208. "The 3 Most Watched Televised Funerals in History". Beyond the Dash. 3 April 2019.
  209. Hanley, Paul (2014). Eleven. Friesen Press. hlm. 73. ISBN 9781460250464.
  210. "News". msn.com. Diarsipkan dari asli tanggal 7 Agustus 2014. Diakses tanggal 27 November 2015.
  211. Netter, Sarah; Friedman, Emily (6 Juli 2009). "Michael Jackson to be Buried in Famed Hollywood Cemetery". ABC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Mei 2011. Diakses tanggal 26 Februari 2010.
  212. "Liveblogging Michael Jackson's funeral and memorial service". The Guardian. 7 Juli 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 2 Februari 2017.
  213. "Fans and family remember Jackson". BBC News. 7 Juli 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 5 Maret 2016.
  214. Kreps, Daniel (18 Agustus 2009). "Michael Jackson Burial Scheduled For August at Forest Lawn". Rolling Stone. Diarsipkan dari asli tanggal 22 Agustus 2009. Diakses tanggal 26 Februari 2010.
  215. 1 2 3 Alexander, Bryan (3 September 2009). "Picking Jackson's Burial Place: Security Was Key". Time. Diarsipkan dari asli tanggal 6 September 2009.
  216. 1 2 Kaufman, Gil (4 September 2009). "Michael Jackson's Kids Lay Golden Crown On His Casket At Funeral". Viacom. Diarsipkan dari asli tanggal 6 September 2009. Diakses tanggal 26 Februari 2010.
  217. 1 2 3 4 Ryan, Harriet; Kim, Victoria (11 November 2009). "Michael Jackson's funeral cost more than $1 million, court documents show". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Oktober 2022. Diakses tanggal 26 Februari 2010.
  218. 1 2 3 Kreps, Daniel (11 November 2009). "Michael Jackson Funeral Cost $1 Million; Objections Against Estate Executors Dropped". Rolling Stone. Diarsipkan dari asli tanggal 16 November 2009. Diakses tanggal 26 Februari 2010.
  219. "Jackson Fans Graffiti Tomb". National Ledger. Juli 14, 2010. Diarsipkan dari asli tanggal Juli 17, 2010. Diakses tanggal Juli 15, 2010.

Bacaan lanjutan

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]