Lompat ke isi

Karl Marx

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Karl Marx

Karl Heinrich Marx (5 Mei 1818 – 14 Maret 1883) adalah seorang filsuf, pakar ekonomi politik dan teori kemasyarakatan dari Prusia. Ia juga merupakan seorang penulis dengan karya penting "The Communist Manifesto" dan "Das Kapital". Dikenal sebagai bapak Komunisme karena gagasan-gagasan Marx memunculkan revolusi-revolusi berdarah yang berujung pada penggulingan banyak pemerintahan dunia.

  • "Agama adalah lambang ketertindasan, agama adalah hati dari sebuh dunia yang tidak punya nurani, agama adalah roh dari keadaan yang tidak punya jiwa sama sekali. Agama adalah candu masyarakat."[1]
  • "Sejarah tidaklah seperti beberapa orang, yang menggunakan orang lain untuk mencapai tujuannya. Sejarah tiada lain adalah tindakan manusia untuk mengejar tujuan mereka."
    • Dari Die Heilige Familie, Bab VI, (1845)
  • "Teori komunisme dapat diringkas menjadi satu kalimat singkat: penghapusan kepemilikan pribadi."
    • Dari Das Manifest der Kommunistischen Partei
  • "Seorang manusia tidak bisa menjadi anak-anak lagi, atau ia menjadi kekanak-kanakan."
    • Dari Grundrisse
  • "Agama adalah desahan makhluk tertindas, hati dari dunia yang tak berhati, dan jiwa dari keadaan tak berjiwa. Agama adalah candu masyarakat."
  • "Syarat pertama dari kebahagiaan manusia adalah ketika agama ditanggalkan."
  • "Menjadi radikal berarti pergi ke akar masalah. Namun, bagi manusia, akarnya adalah manusia itu sendiri"
  • "Saya adalah mesin yang dikutuk untuk untuk melahap buku"
  • "Tidak ada yang bisa memiliki nilai tanpa menjadi objek utilitas"
  • "Sampai saat ini, sejarah masyarakat mana pun di muka bumi adalah sejarah pertentangan kelas. Si merdeka dengan si budak, kaum bangsawan dengan rakyat jelata, majikan dengan babu, tuan dan pesuruhnya, singkat kata, antara penindas dan tertindas. Posisi yang berhadap-hadapan ini akan selalu ada dan tidak bisa dibantah. Sekarang, perlahan namun pasti, akan ada 'perang terbuka', perang untuk merekonstruksi masyarakat pada umumnya, dan khususnya, untuk menghancurkan kelas penguasa."[2]
  • "Dalam sistem kapitalis, segala bentuk pertumbuhan produksi mentransformasikan diri mereka sendiri menjadi para pendominasi dan pengeksploitasi para produsen (pekerja). Mereka menjadikan buruh hanya sebagai potongan-potongan manusia (termutilasi), mereka hanya dijadikan pelengkap mesin-mesin, nilai-nilai manusiawi yang ada dalam hasil pekerjaan mereka dirusak dan bagaikan barang rongsokan. Mereka dijauhkan dari potensi intelektualnya dalam proses produksi, kondisi tempat mereka bekerja didistorsi, para penguasa produksi bertingkah sewenang-wenang dengan segala kelicikannya. Dengan begitu, kehidupan anak-istri para pekerja juga dilindas oleh roda kapitalisme yang kejam."[3]
  • "Kalau saya nanti hidup dalam masyarakat komunis, maka saya akan bisa mengerjakan setengah pekerjaan hari ini, dan setengahnya lagi besok, saya akan berburu di pagi hari, memancing di sore hari, dan menggembalakan ternak saya di malam hari, berbicara apa saja saat makan malam. Semua itu saya lakukan tanpa harus berpikir bahwa saya adalah pemburu, pemancing, peternak atau tukang bual."[4]
  • "Kepedihan yang dialami manusia dalam agama pada saat yang sama adalah ekspresi kepedihan yang lebih dalam, yaitu kepedihan dalam ekonomi dan merupakan bentuk protes melawan kepedihan yang lebih dalam tersebut."[1]
  • "Untuk meraih kebahagiaan yang sebenarnya, manusia harus menghapus agama, karena dia hanya memberikan kebahagiaan khayalan. Tuntutan untuk menghilangkan khayalan yang diberikan agama adalah tuntutan untuk menghilangkan kondisi-kondisi yang membutuhkan khayalan-khayalan itu sendiri."[1]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai:
Commons
Commons
Wikimedia Commons memiliki media terkait mengenai:
Tokoh
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1,0 1,1 1,2 Marx, Karl (1843). Critique of Hegel's 'Philosophy Of Right'. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. Marx, Karl; Engels, Friedrich (1848). The Communist Manifesto. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. Marx, Karl (1867). Das Capital. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. Marx, Karl; Engels, Friedrich (1932). The German Ideology. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)