Lompat ke isi

Yudanegara II

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Yudanegara II
Bupati Banyumas ke-9
Masa jabatan
1707–1745
Penguasa monarkiPakubuwana I (1704 - 1719)
Amangkurat IV (1719 - 1727)
Pakubuwana II (1727 - 1745)
Sebelum
Pendahulu
Suradipura
Pengganti
Reksa Praja
Sebelum
Sunting kotak info
Sunting kotak info L B
Bantuan penggunaan templat ini

Raden Tumenggung Yudanegara II merupakan bupati/adipati Banyumas ke-7 yang memerintah selama 38 tahun sejak 1707 hingga tahun 1745.[1] Ketika menjabat bupati Banyumas, Tumenggung Yudanegara II mengalami masa pemerintahan tiga raja Mataram Islam, yaitu Pakubuwana I (1704 - 1719), Amangkurat IV (1719 - 1727), dan Pakubuwana II (1727 - 1745).[2]

Pada masa pemerintahannya, pusat pemerintahan dipindah dari Kejawar[2] ke Geger Duren, sebuah lembah yang diapit dua gunung yang berada sebelah timur Dusun Menganti (Banyumas sekarang ini).[3] Di tempat yang baru, ia mendirikan Pendhapa Si Panji[3] untuk bertemu dengan masyarakatnya dan juga sebuah ruangan paringgitan untuk menempatkan dan memainkan gamelan. Sebelah selatan kota Banyumas yang merupakan lembah sungai Serayu terdapat sebuah rawa bernama Rawa Tembelang yang lumayan luas dan pada tahun pertama menjabat bupati telah memerintahkan untuk membangun sebuah sungai buatan “Gawe” untuk mengeringkan dan dijadikan area persawahan.[4]

Setelah Geger Pacina, Pakubuwana II terhasut patih kraton yang mengatakan bahwa Yudanegara II meninggalkan Ngabehi Mangunyuda (bupati Banjarnegara) ketika keduanya terjebak dalam pertempuran di Loji VOC yang menyebabkan tewasnya Ngabehi Mangunyuda. Patih kraton itu sebenarnya adalah antek VOC yang mengetahui bahwa Yudanegara II anti-VOC.

Akibatnya Pakubuwana II marah besar dan menjatuhkan hukuman mati kepada Yudanegara II. Panji Gandasubrata (Bagus Kunthing), putra Yudanegara II yang tinggal di Keraton Surakarta bersama neneknya, diam-diam mengirim utusan kepada ayahnya untuk memberi kabar. Adipati Yudanegara II pun terkejut dan sangat kecewa sampai meninggal mendadak di hadapan pejabat Kadipaten Banyumas yang tengah menghadap di Pendhapa Si Panji.[2] Dari tempat ia meninggal, ia mendapatkan nama anumerta Tumenggung Seda Pendhapa.[5]

Ia dimakamkan di Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, berjarak 3,3 km dari Alun-alun Kota Banyumas arah ke barat sejajar dengan aliran Kali Serayu, atau 5 km dari Makam Nyai Mranggi. Makamnya persis di sebelah kiri Jalan Pasarehan.[2]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Daftar Nama Para Bupati Banyumas dari Tahun 1582, Penjabat 2023 Kota Satria Ada PJ Bupati Hanung Cahyo Saputra".
  2. 1 2 3 4 "Kompleks Makam Yudanegara II". Diakses tanggal 2024-11-16.
  3. 1 2 "Sejarah Singkat Wirasaba Hingga Karesidenan Banyumas (1/2)".
  4. "#SejarahMasaKerajaan | Pemerintah Kabupaten Banyumas". dinarpus.banyumaskab.go.id. Diakses tanggal 2024-11-12.
  5. "Nyai Ajeng Yudanegara (nama Kecil tdk Tercatat) - Keturunan (Inventaris) - Rodovid ID". id.rodovid.org. Diakses tanggal 2024-11-16.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Suradipura
Adipati Banyumas
1707-1745
Diteruskan oleh:
Reksa Praja