Lompat ke isi

Teknik propaganda

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Propaganda antikapitalis

Teknik propaganda adalah metode yang digunakan dalam propaganda untuk meyakinkan khalayak agar mempercayai apa yang diinginkan oleh propagandis. Banyak teknik propaganda didasarkan pada penelitian sosio-psikologis. Sejumlah teknik tersebut juga dapat diklasifikasikan sebagai sesat pikir logika atau taktik penyalahgunaan kekuasaan dan pengendalian.

Karakter umum

[sunting | sunting sumber]

Dalam buku Propaganda and Persuasion, Garth S. Jowett dan Victoria O'Donnell mendefinisikan propaganda sebagai "upaya yang disengaja dan sistematis untuk membentuk persepsi, memanipulasi kognisi, serta mengarahkan perilaku guna memperoleh respons yang mendukung tujuan yang diinginkan oleh propagandis".[1] Definisi Harold D. Lasswell bahkan lebih menitikberatkan pada aspek teknisnya:

Propaganda dalam pengertian yang paling luas adalah teknik memengaruhi tindakan manusia melalui manipulasi representasi. Representasi tersebut dapat berbentuk lisan, tulisan, gambar, atau musik.[2]

Manipulasi dapat berlangsung secara terorganisasi maupun tidak terorganisasi, disadari maupun tidak disadari, serta didorong oleh motif politik ataupun sosial. Konsep ini mencakup mulai dari propaganda negara yang sistematis untuk memanipulasi opini publik (Edward Bernays) hingga "propaganda sosiologis" (propaganda integrasi),[3] yaitu ketika keinginan bawah sadar untuk dimanipulasi dan melakukan manipulasi diri mendorong individu menyesuaikan diri dengan pola pikir dan perilaku yang diharapkan oleh masyarakat (Jacques Ellul).[4]

Peralihan antara komunikasi yang bukan propaganda dan propaganda bersifat bertahap. Manipulasi yang efektif mengandaikan adanya penyisipan unsur yang tidak manipulatif agar pengaruhnya dapat bekerja, sehingga keberadaan konteks-konteks tersebut dengan sendirinya belum dapat dijadikan sanggahan terhadap sifat manipulatif suatu tindakan komunikasi.[3]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ↑ Garth Jowett, Victoria O'Donnell (2006), Propaganda and Persuasion (dalam bahasa Jerman), SAGE, ISBN 978-1-4129-0898-6, diakses tanggal 2019-06-30, Propaganda is the deliberate, systematic attempt to shape perceptions, manipulate cognitions, and direct behavior to achieve a response that furthers the desired intent of the propagandist.
  2. ↑ Lasswell, Harold Dwight (1937): Propaganda Technique in the World War. ISBN 0-262-62018-9, S. 214–222.
  3. 1 2 Stanley B. Cunningham (2002), The Idea of Propaganda: A Reconstruction (dalam bahasa Jerman), Greenwood Publishing Group, ISBN 9780275974459, diakses tanggal 3 Juli 2019{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Thymian Bussemer (26 Juni 2008), Propaganda: Konzepte und Theorien (dalam bahasa Jerman), Springer-Verlag, ISBN 9783531161600, diakses tanggal 2 Juli 2019{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)