Orang Yamato
大和民族 | |
|---|---|
Yamato-no-Takeru, pangeran dari Dinasti Yamato. | |
| Jumlah populasi | |
| Sekitar 124,76 juta[1] | |
| Daerah dengan populasi signifikan | |
| Suku asli Kepulauan Jepang( Perantauan Amerika( | |
| Bahasa | |
| Jepang | |
| Agama | |
| Kelompok etnik terkait | |
Yamato (大和民族, Yamato minzoku, terj. har. 'etnis Yamato') atau Wajin (倭人, terj. har. 'orang Wa')[2] adalah kelompok etnis Asia Timur yang mencakup lebih dari 98% populasi Jepang dan merupakan salah satu penduduk asli Jepang. Studi genetik dan antropometri menunjukkan bahwa orang Yamato sebagian besar merupakan keturunan orang Yayoi, yang bermigrasi ke Jepang dari Semenanjung Korea mulai milenium ke-1 SM, dengan beberapa leluhur dari orang Jōmon yang telah mendiami kepulauan Jepang lebih dahulu selama ribuan tahun sebelumnya.[3][4][5]
Istilah ini mulai digunakan sejak akhir abad ke-19 untuk membedakan antara penduduk daratan Jepang, dari suku bangsa minoritas lain yang tinggal di wilayah periferal Jepang, seperti suku Ainu, Ryukyu, Nivkh, Ulta, serta orang Korea, Taiwan, dan pribumi Taiwan yang masuk menjadi warga Kekaisaran Jepang pada awal abad ke-20.
Nama "Yamato" berasal dari Tahta Yamato yang ada di Jepang pada abad ke-4. Sebenarnya ini merupakan nama daerah asal di mana orang-orang Yamato pertama kali menetap di Prefektur Nara.
Pada abad ke-6, Suku Yamato sebagai salah satu dari banyak suku dari berbagai asal-usul yang pernah mengkolonisasi Jepang pada zaman prasejarah, mulai mendirikan negara dengan model negara-negara di Tiongkok dari Dinasti Sui dan Tang, yaitu pusat pengaruh politik Asia Timur pada saat itu. Ketika pengaruh Yamato meluas, bahasa mereka menggantikan Bahasa Jepang Kuno dan menjadi bahasa umum yang dipakai secara luas. Sementara Bahasa Ryukyu dari Kepulauan Ryukyu, telah berpisah dari Bahasa Jepang Kuno antara abad ke-3 dan ke-5.
Terdapat kontroversi mengenai apakah suku Ryukyu bagian dari Yamato, mengidentifikasi mereka sebagai suku bangsa yang independen, atau sebagai subgrup yang bersama-sama dengan Yamato merupakan kesukuan Jepang karena banyaknya kesamaan yang dekat di bidang genetika dan kebahasaan. Shinobu Origuchi (折口信夫, Origuchi Shinobu) berpendapat bahwa suku Ryukyu adalah "proto-Jepang" (原日本人, gen nippon jin), sedangkan Yanagita Kunio memperkirakan bahwa mereka adalah sub-grup yang menetap di Kepulauan Ryukyu sementara gelombang migrasi utama bergerak ke utara untuk menetap di kepulauan Jepang dan menjadi suku Yamato.
Konsep «keturunan murni» sebagai kriteria untuk keunikan Yamato minzoku mulai diperbincangkan sekitar tahun 1880 di Jepang, yaitu sekitar waktu beberapa ilmuwan Jepang mulai mengadakan penyelidikan eugenika (yuuseigaku).[6]
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Världens 100 största språk 2010" (100 Bahasa Terbesar di Dunia Tahun 2010), di Nationalencyklopedin (dari jumlah penutur bahasa di daratan Jepang)
- ↑ David Blake Willis and Stephen Murphy-Shigematsu: Transcultural Japan: At the Borderlands of Race, Gender and Identity,, p. 272: "Wajin," yang ditulis dengan aksara Tionghoa yang juga dapat dibaca "Yamato no hito" (orang Yamato).
- ↑ Cooke, N. P.; Mattiangeli, V.; Cassidy, L. M.; Okazaki, K.; Stokes, C. A.; Onbe, S.; Hatakeyama, S.; Machida, K.; Kasai, K.; Tomioka, N.; Matsumoto, A.; Ito, M.; Kojima, Y.; Bradley, D. G.; Gakuhari, T.; Nakagome, S. (17 September 2021). "Ancient genomics reveals tripartite origins of Japanese populations". Science Advances. 7 (38) eabh2419. Bibcode:2021SciA....7.2419C. doi:10.1126/sciadv.abh2419. PMC 8448447. PMID 34533991.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Kim, Jonghyun; Mizuno, Fuzuki; Matsushita, Takayuki; Matsushita, Masami; Aoto, Saki; Ishiya, Koji; Kamio, Mami; Naka, Izumi; Hayashi, Michiko; Kurosaki, Kunihiko; Ueda, Shintaroh; Ohashi, Jun (Januari 2025). "Genetic analysis of a Yayoi individual from the Doigahama site provides insights into the origins of immigrants to the Japanese Archipelago". Journal of Human Genetics (dalam bahasa Inggris). 70 (1): 47–57. doi:10.1038/s10038-024-01295-w. ISSN 1434-5161. PMC 11700843. PMID 39402381.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Yamamoto, Kenichi; Namba, Shinichi; Sonehara, Kyuto; Suzuki, Ken; Sakaue, Saori; Cooke, Niall P.; Higashiue, Shinichi; Kobayashi, Shuzo; Afuso, Hisaaki; Matsuura, Kosho; Mitsumoto, Yojiro; Fujita, Yasuhiko; Tokuda, Torao; the Biobank Japan Project; Yamanashi, Yuji (2024-11-12). "Genetic legacy of ancient hunter-gatherer Jomon in Japanese populations". Nature Communications (dalam bahasa Inggris). 15 (1) 9780. Bibcode:2024NatCo..15.9780Y. doi:10.1038/s41467-024-54052-0. ISSN 2041-1723. PMC 11558008. PMID 39532881.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) - ↑ http://sitemaker.umich.edu/jennifer.robertson/files/blood_talks__eugenic_modernity_anthro___hist_2002.pdf