Penggubah

Penggubah atau komponis atau komposer adalah orang yang menciptakan hasil karya musik. Istilah komponis mengacu kepada orang yang menulis komposisi musik instrumental maupun vokal dalam format solo (satu orang), duo (dua orang), trio (tiga orang), kuartet, kuintet, dst. sampai dengan orkestra dan meneruskan kepada orang lain untuk memainkannya. Sementara orang yang membuat lagu atau melodi saja disebut sebagai pengarang lagu, dan yang membuat iringan lagu disebut sebagai arranger (penata lagu). Salah satu komponis dunia yang terkenal adalah Wolfgang Amadeus Mozart, sedangkan komponis Indonesia yang cukup berperan besar antara lain adalah, Slamet Abdul Sjukur, Amir Pasaribu, Otto Sidharta, Tony Prabowo, Michael Asmara, Ben Pasaribu, Gatot Danar Silistyanto, Tony Maryana, Matius Shan Boone, Aldy Maulana, Septian Dwi Cahyo, Christanto Hadijaya, Memet Chairul Slamet, Michael Asmara, Seta Dewa, Rocky Irvano (musik film), dan Alfath Flemmo.
Etimologi dan definisi
[sunting | sunting sumber]Istilah komponis sendiri berasal dari bahasa Latin, compōnō; secara harfiah berarti "seseorang yang menyusun bersama".[1] Penggunaan paling awal dari istilah ini dalam konteks musik yang dicatat oleh Oxford English Dictionary berasal dari karya Thomas Morley tahun 1597 berjudul A Plain and Easy Introduction to Practical Music, di mana ia menulis: "Some wil [sic] be good descanters [...] and yet wil be but bad composers".[2]
"Komponis" adalah istilah yang umumnya merujuk pada siapa pun yang menulis musik.[2] Lebih khusus lagi, istilah ini sering digunakan untuk menyebut orang yang berprofesi sebagai komponis,[3] atau mereka yang berkarya dalam tradisi musik klasik Barat.[4] Penulis lagu secara eksklusif atau utama juga dapat disebut komponis, tetapi sejak abad ke-20 istilah 'penulis lagu' atau 'penyanyi-penulis lagu' lebih sering digunakan, khususnya dalam genre musik populer.[5] Dalam konteks lain, istilah 'composer' dalam bahasa Inggris dapat merujuk pada penulis karya sastra,[6] atau lebih jarang dan secara umum, seseorang yang menyatukan bagian-bagian menjadi satu kesatuan.[7]
Dalam berbagai budaya dan tradisi, komponis dapat menulis dan menyampaikan musik dengan beragam cara. Dalam banyak musik populer, komponis menulis sebuah komposisi, lalu disampaikan melalui tradisi lisan. Sebaliknya, dalam beberapa tradisi musik klasik Barat, musik dapat digubah secara aural—yakni "dalam pikiran musisi"—kemudian dituliskan dan diwariskan melalui dokumen tertulis.[8]
Lihat juga
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "compose (v.)". Online Etymology Dictionary. Diakses tanggal 4 April 2022.
- 1 2 OED: composer, 3..
- ↑ Stevenson, Angus; Lindberg, Christine A., ed. (2015) [2010]. "Composer". New Oxford American Dictionary. ISBN 978-0-19-539288-3. Diakses tanggal 4 April 2022.
- ↑ "Composer". Collins English Dictionary. 13 Februari 2020. Diakses tanggal 19 Januari 2021.
- ↑ Root, Deane L. (2001). "Songwriter". Grove Music Online. Oxford: Oxford University Press. doi:10.1093/gmo/9781561592630.article.26215. ISBN 978-1-56159-263-0. (langganan, akses Wikilibrary, atau keanggotaan perpustakaan umum Inggris dibutuhkan)
- ↑ OED: composer, 2..
- ↑ OED: composer, 1..
- ↑ Nettl 1983, hlm. 192.